Simak Jam Tangan dan Evolusinya
- 30 Des 2025 09:13 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang: Jam tangan yang kini melingkar di pergelangan tangan kita bukan sekadar alat penunjuk waktu atau aksesori fesyen, melainkan hasil dari evolusi teknik dan pergeseran budaya yang panjang. Sebelum menjadi perangkat teknologi canggih seperti sekarang, jam tangan memiliki sejarah yang cukup mengejutkan.
Berikut adalah perjalanan awal mula jam tangan dari perhiasan wanita hingga menjadi alat bertahan hidup di medan perang.
1. Jam Tangan Pertama: Sebuah Perhiasan Wanita
Pada abad ke-16 hingga awal abad ke-20, jam tangan bukanlah alat yang dianggap maskulin. Sebaliknya, jam tangan dianggap sebagai perhiasan khusus wanita.
Tahun 1571: Ratu Elizabeth I dari Inggris menerima hadiah dari Robert Dudley berupa "gelang berjam" (armlet with a watch). Ini sering disebut sebagai cikal bakal jam tangan tertua.
Patek Philippe (1868): Jam tangan pertama yang tercatat secara resmi dibuat oleh Patek Philippe untuk bangsawan Hungaria, Kountess Koscowicz. Pada masa itu, pria masih setia menggunakan jam saku karena jam tangan dianggap ringkih dan mudah rusak jika terkena cuaca atau aktivitas berat.
2. Perang Boer dan Kebutuhan di Medan Tempur
Transformasi jam tangan dari perhiasan menjadi alat fungsional dimulai di medan perang. Para tentara menyadari bahwa merogoh saku untuk melihat jam saat sedang memegang senjata sangatlah tidak praktis.
Selama Perang Boer (1899-1902), tentara Inggris mulai mengikat jam saku mereka ke pergelangan tangan menggunakan tali kulit.
Metode ini memungkinkan mereka untuk menyinkronkan serangan dan gerakan pasukan tanpa kehilangan fokus pada senjata mereka. Inilah yang disebut sebagai "Trench Watch" atau jam parit.
3. Santos de Cartier: Jam Tangan Pria Pertama
Salah satu tonggak sejarah paling penting terjadi pada tahun 1904. Seorang pionir penerbangan asal Brasil, Alberto Santos-Dumont, mengeluh kepada temannya, Louis Cartier, betapa sulitnya memeriksa jam saku saat menerbangkan pesawat.
Louis Cartier kemudian merancang jam tangan berbentuk kotak dengan tali kulit yang kuat untuk Santos-Dumont. Jam ini, yang diberi nama Cartier Santos, menjadi jam tangan pertama yang diproduksi secara massal untuk pria dan memicu tren jam tangan pilot di seluruh dunia.
4. Perang Dunia I: Standardisasi Global
Perang Dunia I adalah katalisator utama yang membuat jam tangan menjadi barang umum bagi pria.
Sinkronisasi Taktis: Strategi perang modern membutuhkan koordinasi waktu yang presisi (misalnya untuk memulai serangan artileri).
Hadiah Perang: Setelah perang berakhir, para veteran kembali ke rumah dengan tetap memakai jam tangan mereka. Hal ini seketika mengubah persepsi publik; jam tangan tidak lagi dianggap "feminin", melainkan simbol keberanian dan efisiensi.
5. Evolusi Teknologi
Setelah diterima secara luas, inovasi jam tangan berkembang pesat:
1923: John Harwood menemukan jam tangan otomatis (tanpa perlu diputar manual).
1926: Rolex memperkenalkan "Oyster", jam tangan tahan air pertama di dunia.
1969: Seiko meluncurkan Astron, jam tangan kuarsa (quartz) pertama yang mengubah industri jam secara global dengan akurasi yang jauh lebih tinggi. (ADM)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....