Mafindo Kupang Bekali Mahasiswa Hadapi Era Kecerdasan Artifisial
- 13 Des 2025 23:46 WIB
- Kupang
KBRN,Kupang: Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Wilayah Kupang sukses melaksanakan kegiatan Implementasi Pelatihan AI Ready ASEAN secara luring (offline) yang berlangsung di Aula Gedung Baru FISIP Universitas Nusa Cendana (Undana), Jumat (12/12/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program AI Ready ASEAN, kelanjutan kemitraan strategis antara ASEAN Foundation dan Google.org yang bertujuan membekali masyarakat ASEAN dengan keterampilan penting untuk menghadapi perkembangan pesat kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Program ini diimplementasikan di 10 negara ASEAN dengan target pemberdayaan lebih dari 5,5 juta warga ASEAN.
Di Indonesia, AI Ready ASEAN dilaksanakan melalui kolaborasi dengan berbagai Learning Implementation Partner (LIP), antara lain MAFINDO, Ruangguru, Kaizen, Coding Bee, dan Bebras. Program ini menyasar beragam kalangan, mulai dari siswa/mahasiswa, guru, hingga orang tua sebagai pendamping generasi muda.
Syllabus AI Ready ASEAN dirancang untuk membangun literasi dan kompetensi fundamental AI bagi empat kelompok sasaran utama, yaitu pemuda (youth), orang tua (parents), pendidik (educators), dan master trainer. Materi pelatihan dikelompokkan dalam empat kategori utama, meliputi; AI Fundamental (Dasar AI), AI Usage & Implementation (Penggunaan dan Implementasi AI), AI Ethics, Privacy & Security (Etika, Privasi, dan Keamanan AI), serta Teaching About AI (Mengajar tentang AI).
Selain pelatihan tatap muka, peserta juga memperoleh akses ke Learning Management System (LMS) melalui laman institute.mafindo.or.id, sehingga pembelajaran dapat dilakukan secara fleksibel dan berkelanjutan.
Pelatihan AI Ready ASEAN yang diselenggarakan Mafindo Kupang ini diikuti oleh 100 mahasiswa/i yang berasal dari Program Studi PGSD FKIP Universitas Citra Bangsa dan Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Undana. Koordinator Mafindo Wilayah Kupang, Maria Via Dolorosa Pabha Swan, menjelaskan bahwa kegiatan ini secara khusus memfokuskan pada mahasiswa sebagai generasi yang akan terdampak langsung oleh perkembangan teknologi AI.

Implementasi pelatihan AI Ready ASEAN bagi Mahasiswa.
Menurutnya, perkembangan kecerdasan artifisial memberikan dampak besar bagi kehidupan mahasiswa, khususnya dalam dunia pembelajaran. Sehingga mafindo ingin membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan pemahaman AI agar lebih siap, kritis, dan kompeten dalam menghadapi tantangan serta peluang di era digital.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Salah satu peserta, Dwiyanti Magang, mahasiswa PGSD Universitas Citra Bangsa, mengaku sangat senang bisa mengikuti pelatihan ini.
“Sebagai calon guru kegiatan ini tidak saja memberikan pemahaman terkait AI tetapi memberikan pengetahuan terkait Tools AI yang nantinya bisa di pergunakan ketika menjadi seorang guru,” tutur Dwiyanti.
Selain gerakan anti-hoaks, MAFINDO aktif mengembangkan program pendidikan dan literasi digital. Melalui program AI Ready ASEAN, MAFINDO mendapatkan mandat dari ASEAN Foundation untuk melaksanakan pelatihan dasar kecerdasan artifisial di 41 wilayah di Indonesia, termasuk Kupang, guna menciptakan masyarakat yang cerdas, kritis, dan tangguh menghadapi tantangan era digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....