Ketahui Ciri V-Belt Matic Rusak Sebelum Terlambat

  • 27 Okt 2025 08:45 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang: V-belt merupakan komponen penting pada motor matic yang berfungsi menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang. Jika bagian ini rusak, performa motor akan menurun bahkan bisa menyebabkan motor mati mendadak di jalan. Karena itu, mengenali tanda-tanda kerusakan V-belt sejak dini sangatlah penting.

Dilansir dari laman otomotifnet.com, ciri pertama yang paling mudah dikenali adalah tarikan motor terasa berat dan tidak responsif. Saat V-belt mulai aus, tenaga dari mesin tidak tersalurkan dengan baik sehingga akselerasi melambat. Kadang, motor juga terasa tersendat atau bergetar saat gas ditarik.

Ciri berikutnya adalah muncul bunyi berdecit atau berisik dari area CVT. Suara ini menandakan gesekan antara V-belt dan pulley sudah tidak optimal. Jika dibiarkan, bukan hanya V-belt yang rusak, tetapi juga bisa merusak komponen CVT lainnya.

Selain itu, periksa kondisi fisik V-belt secara rutin. Jika terlihat retak, tipis, atau permukaannya kasar, segera ganti sebelum putus di jalan. Umumnya, V-belt perlu diganti setiap jarak tempuh 20.000–25.000 km, tergantung pemakaian dan kondisi motor.

Dengan mengenali tanda-tanda tersebut, kamu bisa mencegah kerusakan lebih parah dan menjaga performa motor tetap prima. Perawatan rutin dan penggantian tepat waktu bukan hanya membuat motor lebih awet, tetapi juga menjaga keselamatan saat berkendara. (Daten)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....