Bahaya Mengisi Ulang Air Dalam Botol Kemasan Bekas

  • 28 Jul 2025 20:56 WIB
  •  Kupang

KBRN,Kupang: Botol plastik bekas air mineral atau minuman lainnya sering kali digunakan kembali untuk menampung air minum. Praktis dan hemat, itulah alasannya. Tapi, banyak juga yang bertanya-tanya: apakah botol plastik sekali pakai aman digunakan berulang kali? Atau justru berbahaya bagi kesehatan?

Yuk, kita kupas tuntas faktanya.

Sebagian besar botol air minum kemasan sekali pakai dibuat dari plastik jenis PET (Polyethylene Terephthalate). Jenis plastik ini biasanya ditandai dengan kode angka 1 di dalam segitiga daur ulang yang terdapat di dasar botol.

Plastik PET memang dirancang untuk penggunaan satu kali, dan bukan untuk dipakai berulang kali—terutama jika terkena panas, sinar matahari langsung, atau disimpan terlalu lama.

Risiko Penggunaan Ulang Botol Kemasan Plastik:

1. Pelepasan Zat Kimia Berbahaya

Ketika botol plastik dipakai berulang kali, terutama dalam kondisi panas atau tergores, ada risiko pelepasan zat kimia seperti antimon dan bisfenol A (BPA). Zat-zat ini dapat berpindah ke dalam air dan berpotensi mengganggu hormon tubuh dalam jangka panjang.

Catatan: Meskipun banyak botol PET diklaim bebas BPA, tetap ada risiko zat kimia lain yang terlarut seiring waktu.

2. Pertumbuhan Bakteri

Mulut botol yang kecil dan permukaan dalam yang sulit dibersihkan bisa menjadi sarang bakteri jika tidak dicuci dengan benar. Kelembapan dan sisa air yang tertinggal menjadi tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang.

3. Penurunan Kualitas Plastik

Setiap kali botol dicuci, dipencet, atau terkena panas, kualitas plastik akan menurun dan semakin rentan rusak. Hal ini meningkatkan risiko pencemaran kimia dan kontaminasi mikroorganisme.

Tips Jika Terpaksa Menggunakan Botol Plastik Bekas:

  • Pilih botol yang bertanda “BPA Free” dan hindari yang bertanda PET (kode 1).
  • Jangan gunakan botol yang sudah penyok, retak, atau tergores.
  • Cuci botol dengan sabun dan air hangat secara menyeluruh, dan keringkan dengan sempurna sebelum dipakai kembali.
  • Hindari menyimpan botol di tempat panas atau di dalam mobil.
  • Jangan gunakan untuk menampung air panas, teh, atau kopi.
  • Batasi penggunaannya dan jangan dijadikan kebiasaan jangka panjang.

Alternatif Lebih Aman:

  • Gunakan botol minum dari stainless steel atau plastik food grade yang bisa dipakai ulang dan mudah dicuci.
  • Botol berbahan Tritan, HDPE (kode 2), atau PP (kode 5) cenderung lebih aman untuk digunakan berkali-kali.

Mengisi ulang botol plastik kemasan bekas dengan air memang praktis, tapi memiliki risiko kesehatan jika dilakukan terus-menerus. Baik dari sisi kebersihan maupun keamanan bahan kimianya. Jika tidak ada pilihan lain, gunakan dengan bijak dan hanya untuk jangka pendek. Untuk pemakaian harian, beralihlah ke botol yang dirancang khusus untuk penggunaan berulang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....