Ini Fakta Mematikan AC Saat Berkendaraan

  • 02 Mei 2025 07:45 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang: Banyak pengemudi percaya bahwa mematikan AC saat berkendara dengan kecepatan tinggi dapat menghemat bahan bakar. Anggapan ini muncul karena AC memang membebani mesin, yang bisa berdampak pada konsumsi bahan bakar.

Namun, apakah benar mematikan AC saat ngebut adalah pilihan terbaik? Faktanya, hal ini tergantung pada kondisi aerodinamika mobil dan kecepatan yang ditempuh.

Dilansir dari laman otomotifnet.com, saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi, membuka jendela sebagai pengganti AC justru dapat meningkatkan hambatan udara (drag). Hambatan ini membuat mesin bekerja lebih keras untuk mempertahankan kecepatan, sehingga konsumsi bahan bakar tetap tinggi atau bahkan lebih boros dibandingkan dengan menggunakan AC.

Oleh karena itu, pada kecepatan tinggi, menggunakan AC dengan pengaturan yang efisien bisa menjadi pilihan yang lebih bijak dibandingkan membuka jendela. Selain itu, faktor kenyamanan dan keselamatan juga harus dipertimbangkan.

Mengemudi dalam kondisi panas tanpa AC bisa menyebabkan kelelahan lebih cepat, mengurangi fokus, dan meningkatkan risiko kecelakaan. Oleh karena itu, daripada mematikan AC sepenuhnya, pengemudi sebaiknya menyesuaikan suhu AC dengan bijak agar tetap nyaman tanpa membebani mesin secara berlebihan.

Mematikan AC saat berkendara kencang dapat menghemat bahan bakar. Efisiensi bahan bakar lebih bergantung pada kondisi aerodinamika dan kebiasaan mengemudi.

Menjaga kecepatan yang stabil, menggunakan AC dengan suhu optimal, dan memastikan perawatan mobil yang baik adalah cara terbaik untuk menghemat bahan bakar tanpa mengorbankan kenyamanan dan keamanan. (Daten)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....