Warna Biru Laut, Bukan Sekadar Pantulan Langit
- 05 Mar 2025 08:48 WIB
- Kupang
KBRN, Rote: Biru laut sering dianggap bayangan langit yang jatuh ke permukaan air. Padahal, di balik warnanya yang tenang, tersembunyi proses alam yang sederhana namun memikat. Laut biru bukan sekadar pantulan, melainkan hasil kerja cahaya dan air yang saling berpadu.
Dikutip dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), Rabu (5/3/2025), cahaya matahari membawa beragam warna. Saat memasuki air, warna merah, kuning, dan oranye lebih cepat hilang diserap air. Sementara warna biru, dengan gelombang pendek dan energi kuat, mampu bertahan lebih lama hingga akhirnya dipantulkan kembali ke permukaan. Inilah sebab laut tampak biru di mata kita.
Molekul air pun ikut berperan. Berdasarkan penelitian dalam jurnal Optics Express, molekul air lebih mudah menyerap cahaya merah dibanding biru. Karena itu, warna biru dibiarkan tetap ada, mengisi pandangan sejauh mata memandang.
Meski biru menjadi warna yang paling sering terlihat, laut bisa berubah. Partikel kecil seperti plankton atau sedimen membuat air tampak kehijauan. Sementara cuaca mendung atau sudut pandang tertentu bisa membuat laut terlihat lebih abu-abu atau gelap.
Begitulah laut, memberi pelajaran sederhana bahwa keindahan bukan hanya tentang apa yang tampak. Ada ilmu, ada rahasia, dan ada kisah panjang di balik warna laut yang tak pernah gagal memikat siapa pun yang memandang. (NLL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....