Topi Bulu Ayam Mataru Lambangkan Kepemimpinan Adat
- 31 Jul 2026 17:33 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Lembaga Adat Desa (LAD) dan Pembina Seni Budaya Kecamatan Mataru, Kabupaten Alor, menegaskan pentingnya menjaga keaslian serta tata cara penggunaan aksesoris busana adat dalam setiap pertunjukan seni maupun ritual budaya. Salah satu aksesoris utama yang sarat akan aturan dan makna filosofis yakni topi hiasan bulu ayam bagi kaum pria.
“Topi hiasan bulu ayam merupakan aksesoris wajib bagi pria Mataru saat tampil dalam momen-momen budaya. Namun, jumlah bulu ayam yang terpasang memiliki aturan khusus dan tidak bisa digunakan secara sembarangan,” kata Sekretaris LAD sekaligus Pembina Seni Budaya Kecamatan Mataru, Gr. Agalakari Enos, S.Pd saat menjadi narasumber dalam program acara Obrolan Budaya Pro 4 RRI Kupang, Rabu, 29 Juli 2026 malam.
Ia menjelaskan, masyarakat umum atau para penari pria pada umumnya hanya diperbolehkan menggunakan topi dengan satu helai bulu ayam yang berdiri tegak. Sementara itu, topi dengan tiga helai bulu ayam khusus diperuntukkan bagi para pimpinan.
“Topi berbulu ayam tiga memiliki simbol filosofis tiga batu tungku, yaitu wadah yang menyatukan unsur pimpinan pemerintah, gereja/tokoh agama, serta pimpinan sosial budaya atau kepala suku. Hanya pemimpin di tingkatan tersebut yang berhak mengenakannya,” ujar Enos.
Selain topi bagi kaum pria, busana adat Mataru juga dilengkapi aksesoris kepala untuk kaum wanita berupa muti tanah yang dianyam melingkar atau rajutan rotan yang disilang di atas kepala. Aksesoris pendukung lainnya meliputi kalung dari muti tanah, biji pisang hutan, hingga biji daily hutan.
Ia menambahkan, Pihak Lembaga Adat Kecamatan Mataru terus berupaya mengedukasi generasi muda agar memahami penggunaan aksesoris adat secara benar sesuai tatanan warisan leluhur.
“Aksesoris dan busana adat adalah identitas kita. Menjaga keaslian tata cara pengunaannya merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur agar tidak pudar ditelan zaman,” katanya. (Daten)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....