Festival Hus Ndeo Perkuat Pelestarian Budaya dan Pariwisata Rote Ndao

  • 10 Jul 2026 17:26 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus mendorong pelestarian budaya lokal melalui penyelenggaraan Festival Hus Ndeo di Desa Tasilo, Kecamatan Loaholu, Kamis (9/7/2026). Festival yang menampilkan parade kuda hias, atraksi budaya, dan pameran produk UMKM ini menjadi upaya memperkuat identitas budaya masyarakat sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata dan perekonomian daerah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rote Ndao, Regina Kedoh, mengatakan penyelenggaraan Festival Hus Ndeo bertujuan melestarikan budaya warisan leluhur, menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap tradisi daerah, meningkatkan sektor pariwisata, serta memberikan ruang bagi para penunggang kuda untuk menampilkan keterampilan mereka. Selain itu, festival juga mendukung agenda perubahan daerah melalui pemberdayaan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif. "Festival Hus Ndeo menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif," ujar Regina Kedoh.

Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, menegaskan Festival Hus Ndeo bukan sekadar perayaan budaya, tetapi merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur yang telah membentuk identitas masyarakat Rote Ndao. Menurutnya, tradisi parade kuda hias yang dipadukan dengan atraksi budaya Libutu atau silat kampung, kebalai, serta pameran produk lokal menjadi simbol rasa syukur masyarakat setelah panen sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong. "Budaya yang kita miliki harus terus dijaga karena menjadi jati diri masyarakat sekaligus dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat," kata Apremoi.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menjelaskan pelaksanaan Festival Hus Ndeo sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Rote Ndao melalui sembilan agenda perubahan atau Mbule Sio, khususnya mewujudkan Rote Ndao Sejahtera. Ia menilai budaya yang terpelihara dapat menjadi modal penting dalam memperkuat sektor pariwisata, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, menyampaikan pemerintah daerah akan memasukkan Festival Hus Ndeo ke dalam kalender pariwisata tahunan mulai tahun depan. Langkah tersebut dilakukan agar promosi festival dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas melalui berbagai media sehingga mampu meningkatkan jumlah wisatawan setiap penyelenggaraannya. "Mulai tahun depan Festival Hus Ndeo akan menjadi agenda tetap kalender pariwisata Kabupaten Rote Ndao sehingga promosi dapat dilakukan lebih luas dan memberi dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat," ujar Paulus Henuk kepada RRI.

Festival Hus Ndeo diikuti ribuan peserta parade kuda hias serta mendapat antusiasme masyarakat lokal dan wisatawan mancanegara yang memadati lokasi kegiatan di Desa Tasilo. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap festival ini dapat terus berkembang menjadi agenda budaya unggulan yang tidak hanya menjaga kelestarian tradisi leluhur, tetapi juga memperkuat posisi Rote Ndao sebagai salah satu destinasi wisata budaya di Provinsi Nusa Tenggara Timur.( RH)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....