Museum Waingapu Terima Dana BOP Dukung Pelestarian Budaya Daerah
- 31 Mei 2026 05:01 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - Festival Pekan Budaya Sumba Timur 2026 menjadi momentum penting dalam upaya pelestarian budaya daerah sekaligus memperkuat peran museum sebagai pusat edukasi dan pelestarian warisan budaya.
Kegiatan yang berlangsung pada 19–23 Mei 2026 di Museum Daerah Dr. H.C. Umbu Hina Kapita, Waingapu, dibuka oleh Wakil Bupati Sumba Timur, Yonatan Hani.Hal tersebut dikatakan oleh Kepala KPPN Tipe A1 Waingapu Natalia Madiarti kepada RRI,Kamis,28 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Yonatan Hani menegaskan bahwa budaya merupakan jati diri masyarakat yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. Menurutnya, Sumba Timur tanpa budaya ibarat rumah kosong yang indah namun kehilangan jiwa dan maknanya.
Sementara, Kepala KPPN Tipe A1 Waingapu, Natalia Madiarti menjelaskan bahwa Museum Daerah Waingapu merupakan salah satu penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Museum Tahun 2026. Pada tahap pertama, dana sebesar Rp200 juta telah disalurkan pada Maret 2026 melalui mekanisme transfer ke daerah yang bersumber dari APBN.
Natalia menambahkan, penyaluran tahap kedua direncanakan paling cepat pada Juli 2026 setelah pemerintah daerah memenuhi persyaratan penyaluran sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 119 Tahun 2025 tentang Pengelolaan DAK Nonfisik. Sebelumnya, pada tahun 2020 museum tersebut juga menerima dana BOP Museum sebesar Rp577 juta.
Dana BOP Museum digunakan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan museum sesuai standar pelayanan teknis yang berlaku. Pemanfaatannya mencakup pengelolaan koleksi dan pengembangan museum, penyelenggaraan program publik, serta pemeliharaan sarana dan prasarana guna mendukung pencapaian prioritas nasional di bidang kebudayaan,"ungkapnya.
Melalui dukungan dana tersebut, Museum Daerah Waingapu diharapkan mampu memperkuat fungsi pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan koleksi budaya daerah. Selain itu, berbagai program edukatif dan publik yang diselenggarakan museum diharapkan semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga warisan budaya Sumba Timur. (YB)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....