Karnaval Budaya Perkuat Harmoni Keberagaman Kota Kupang

  • 23 Apr 2026 13:28 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang - Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 1 Kupang menggelar program “Dialog Kupang Siang” dengan tema Karnaval Budaya – Harmoni dalam Keberagaman dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Kota Kupang, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini disiarkan langsung dari Studio Programa 1 RRI Kupang pukul 11.00–12.00 WITA.

Dialog ini menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) NTT Ir. Theodorus Widodo, Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang Josefina M.D. Gheta, ST., MM, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang Hengky Malelak, S.STP., M.Si. Acara dipandu oleh presenter Linda Rairutu.

Dalam dialog tersebut, karnaval budaya dipandang sebagai simbol persatuan yang mencerminkan identitas Kota Kupang sebagai daerah multikultural. Para narasumber menilai, keberagaman yang dimiliki masyarakat Kupang merupakan kekuatan yang perlu terus dirawat melalui berbagai kegiatan budaya, salah satunya karnaval.

Ketua FPK NTT, Theodorus Widodo, menekankan pentingnya peran forum dalam menjaga kerukunan antar etnis. Ia menyebut, kegiatan seperti karnaval budaya tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Selain itu, partisipasi seluruh kelompok budaya dinilai penting agar semua pihak merasa terwakili.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Josefina M.D. Gheta, menjelaskan bahwa karnaval budaya tahun ini dirancang dengan konsep yang lebih inovatif dan menarik. Kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata Kota Kupang, baik di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, karnaval juga diyakini dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Di sisi lain, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang, Hengky Malelak, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan karnaval budaya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung agar tujuan mempererat persatuan dapat tercapai.

Melalui dialog ini, pemerintah dan pemangku kepentingan berharap semangat harmoni dalam keberagaman tidak hanya dirayakan dalam momentum karnaval, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Dengan demikian, Kota Kupang diharapkan dapat terus berkembang sebagai kota yang damai, inklusif, dan menjunjung tinggi nilai persatuan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....