Gubernur Melki: Nono adalah Sosok Kebanggaan NTT dan Inspirasi Generasi Muda

  • 27 Mar 2026 19:56 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Di sela kunjungannya dalam kegiatan panen raya jagung di Kelurahan Buraen, Kecamatan Amarasi Selatan pada, Kamis 26 Maret 2026 sore, Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, menyempatkan diri mengunjungi seorang bocah jenius, Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay, yang akrab disapa Nono. Nama Nono sudah tidak asing lagi di kalangan publik berkat deretan prestasi gemilangnya di tingkat internasional.

Nono, Anak Desa Sonraen, Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, tercatat meraih juara dalam 3 kali Olimpiade Sempoa Dunia atau International Abacus World Competition. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Melki menyampaikan apresiasi atas prestasi luar biasa yang diraih Nono di usia yang masih sangat muda.

"Nono membuktikan bahwa dari Amarasi Selatan bisa lahir seorang juara dunia. Masih anak-anak, masih SD, dan prestasinya luar biasa, dan ini harus menjadi contoh bagi anak-anak lainnya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa prestasi Nono tidak hadir secara instan, melainkan melalui proses belajar yang tekun serta dukungan penuh dari keluarga dan lingkungan sekitar. Oleh karena itu Gubernur NTT berharap, prestasi yang dimiliki Nono terus tertular dan menjadi penggerak bagi generasi muda di NTT.

“Ini tentu hasil kerja keras Nono, juga dukungan orang tua, saudara, keluarga besar, dan masyarakat. Karena itu, kita datang untuk memberikan semangat agar prestasinya terus berkembang,” ujarnya.

Ia juga berpesan langsung kepada Nono untuk terus belajar, menjaga semangat, dan tidak berhenti bermimpi. “Terus berprestasi, belajar rajin, dan jaga sikap, kita semua berharap Nono bisa terus berkembang dan mencapai cita-cita yang lebih tinggi,” kata Gubernur NTT Melki Laka berpesan kepada Nono.

Diketahui, salah satu kakak Nono saat ini tengah menempuh pendidikan di Tiongkok di bidang farmasi dan kedokteran. Hal ini semakin menegaskan bahwa, keluarga Nono merupakan contoh nyata keluarga yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama.

Gubernur berharap, kisah keluarga ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus mendorong anak-anak meraih pendidikan dan prestasi terbaik. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda, serta Kepala Dinas Perhubungan NTT, Frederik Christian Purwanto Koenunu. Dalam momen yang sama, keluarga dan tokoh masyarakat setempat juga menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Gubernur Melki, terutama terkait kebutuhan air bersih yang hingga kini masih menjadi kendala.

Mereka mengaku masih bergantung pada pasokan air tangki untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu, keluarga juga mengusulkan perbaikan akses jalan di daerah tempat tinggal Nono, juga bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta pembangunan fasilitas keamanan seperti Polsek dan Koramil.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur mengarahkan perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi, untuk menindaklanjuti kebutuhan masyarakat, termasuk bantuan alsintan, pupuk, dan bibit. Dalam suasana bincang santai, Nono yang ditemui usai kegiatan juga membagikan cita-citanya di masa depan.

Nono, yang saat ini duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar, dengan penuh percaya diri, menyampaikan ingin menjadi seorang ahli nuklir. Kisah Nono menjadi bukti bahwa mimpi besar dapat tumbuh dari desa kecil, dan dengan kerja keras serta dukungan yang tepat, anak-anak NTT mampu menembus batas dan menginspirasi dunia. (Agustin Luju/at)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....