Desa Duorato Raih Penghargaan, Tetap Jaga Situs dan Ritus

  • 23 Feb 2026 22:51 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Desa Duorato di Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, meraih penghargaan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia pada 2025. Penghargaan ini diberikan setelah desa tersebut melalui tahapan seleksi ketat dari 150 desa hingga terpilih sebagai nominasi terbaik.

“Desa kami Duorato berhasil melewati proses seleksi panjang sebelum akhirnya diumumkan sebagai penerima penghargaan Dari 150 desa kami masuk nominasi 60 desa, lalu 30 desa, 10 desa, dan akhirnya Desa Duorato yang keluar sebagai nominasi,” ujar Kepala Desa Duorato, Gregorius Mau Bere, dalam siaran di Pro1 RRI Kupang via telepon.

Desa Duorato berada di wilayah perbatasan Indonesia dengan Timor Leste. Secara geografis, desa ini memiliki bentang alam berbukit-bukit dan jurang terjal yang menjadi ciri khas kawasan tersebut.

Sejak 2018, desa ini telah mendapat perhatian dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang melakukan kunjungan untuk melihat langsung kekayaan budaya setempat. Setelah kementerian kebudayaan berdiri sendiri, Desa Duorato kembali mendapat apresiasi melalui penghargaan tingkat nasional pada 2025.

Masyarakat Desa Duorato dikenal konsisten menjaga situs dan ritus adat yang diwariskan secara turun-temurun. Berbagai tradisi seperti ritual perkawinan, ritual bertanam, hingga situs persembahan kepercayaan tradisional masih terpelihara dengan baik.

Kami menjaga seni-seni budaya dengan cara hidup yang masih kental dengan tradisi sehingga banyak jenis budaya yang masih terjaga dengan baik,” ujarnya. (ST)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....