Petrand Manno Serius Meniti Karier Musik, dari Hobi hingga Rilis Lagu
- 21 Sep 2026 14:31 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Penyanyi muda asal Rote, Petrand Misael Manno, terus menunjukkan keseriusannya menekuni dunia musik setelah berhasil meraih posisi juara empat dalam ajang pemilihan Bintang Radio RRI Kupang 2026. Di usianya yang baru 18 tahun, Petrand kini tidak hanya sibuk sebagai mahasiswa baru, tetapi juga aktif berlatih, mengikuti kompetisi, hingga menciptakan karya musik sendiri.
Saat diwawancarai RRI Sabtu, 19 September 2026, Petrand menceritakan perjalanan bernyanyinya ternyata sudah dimulai sejak usia enam tahun, berawal dari keisengan bernyanyi yang justru mendapat perhatian sang mama. Ia kemudian mulai mengikuti berbagai perlombaan sejak duduk di bangku sekolah dasar, termasuk lomba di gereja dan kompetisi antargereja di Kabupaten Rote Ndao.
“Saya mulai bernyanyi itu dari umur enam tahun. Pertama iseng-iseng nyanyi, terus Mama bilang, ‘Wih, ini kayaknya suaranya bagus, coba ini,” ujarnya. Semangatnya semakin tumbuh setelah beberapa kali meraih juara dalam kompetisi bernyanyi.
Keberaniannya mengasah mental panggung dimulai dari kompetisi antargereja pada tahun 2017 hingga berhasil meraih posisi juara kedua yang langsung membakar semangatnya untuk terus bernyanyi. Pengalaman awal tersebut pemicu lahirnya rentetan prestasi bergengsi lainnya, mulai dari menembus panggung nasional The Voice Kids Indonesia Season 4 hingga menyabet gelar Putra Pariwisata Budaya Rote Ndao.
Pada 2024, untuk pertama kalinya mengikuti Bintang Radio melalui RRI Kupang dan langsung berhasil masuk final, sebelum kembali berkompetisi pada 2026 dengan hasil meraih juara empat. “Tahun ini sebenarnya saya mencoba untuk tembus ke nasional, tapi masih panjang jalannya. Saya ikut lagi supaya lebih mengasah cara bernyanyi saya,” katanya.
Untuk meningkatkan kemampuan vokal, Petran mulai mengikuti les vokal sejak akhir Juli 2026. Menurutnya, proses tersebut memberikan perubahan terutama pada teknik pernapasan dan keberanian ketika tampil di atas panggung, yang sebelumnya menjadi salah satu tantangan terbesar baginya. “Banyak perubahan sih, terutama di pernapasan. Sebelumnya pernapasan saya kacau, terus mental di atas panggung juga,” ujarnya.
Perjuangan Petrand semakin menarik karena harus membagi waktu antara kuliah dan persiapan Bintang Radio. Bahkan saat mengikuti PKKMB sebagai mahasiswa baru, ia tetap melanjutkan latihan vokal setelah kegiatan kampus selesai.
“Yang lumayan susah itu bagi waktu. Setelah PKKMB, saya langsung kembali ke kos, siap-siap lagi pergi les,” katanya. Selain tampil di berbagai kompetisi, Petran juga mulai serius menciptakan karya sendiri. Bersama Michell Penna, dengan keduanya merilis single “Singgah Tanpa Janji”, sementara Petrand juga telah menyiapkan beberapa karya lain, termasuk lagu rohani “Padamu Tuhan” dan lagu berbahasa Kupang, “Tetap Setia”.
Menariknya, proses produksi “Singgah Tanpa Janji” berlangsung cukup panjang karena Petrand dan Michell harus menyesuaikan waktu antara Rote dan Kupang. Kini, Petran ingin menjadikan musik bukan sekadar hobi, tetapi bagian dari perjalanan kariernya, sembari tetap menjalani pendidikan di jurusan Akuntansi.
Ia juga menyimpan mimpi untuk mengikuti ajang Indonesia Idol dan terus mencoba berbagai kompetisi musik. “Kita harus berani, teman-teman semua harus berani. Kalau ada lomba di Kupang, jangan langsung berpikir ‘ini juara sonde?’ Harus coba dulu. Kalau kalah, jadikan itu motivasi dan belajar dari pengalaman sebelumnya,” katanya, mengakhiri. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....