RRI Kupang Targetkan Finalis Bintang Radio Masuk Tiga Besar Nasional

  • 16 Sep 2026 10:31 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Radio Republik Indonesia Kupang menggelar final Bintang Radio 2026 di pelataran kantor RRI Kupang, Selasa 16 September 2026. Ajang pencarian bakat ini disaksikan langsung penonton dan disiarkan melalui siaran FM serta kanal YouTube Programa 2 RRI Kupang.

Kepala LPP RRI Kupang, Raden Muhammad Yusridarto, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma. Ia menilai dukungan pemerintah daerah penting untuk memajukan RRI dan talenta muda NTT.

"RRI butuh dukungan Bapak Wagub NTT agar lebih kuat lagi dalam ikut memajukan NTT," ucap Yusri. Yusri mengatakan, final Bintang Radio di Kupang akan berkompetisi di tingkat koordinator wilayah (korwil) bersama Pemenang Bintang radio dari RRI Ende dan RRI Atambua, kemudian akan diumumkan pada 1 Oktober 2026.

Setelah itu, para pemenang tingkat Korwil akan mewakili NTT untuk berkompetisi di tingkat nasional. Untuk itu, RRI Kupang menargetkan finalisnya bisa masuk tiga besar di tingkat nasional.

Ia meminta dewan juri untuk terus membimbing dan membina para finalis. "Saya butuh dukungan para penonton, supporter," kata Yusri.

" Mohon doanya, mohon dukungannya. Perwakilan dari NTT nanti bisa tampil di tingkat nasional. Ini kebanggaan kita membawa nama NTT, karena NTT ini gudangnya penyanyi," kata Yusri.

Yusri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor yang mendukung Bintang Radio RRI Kupang 2026. Sementara itu, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma mengenang kemeriahan Bintang Radio RRI Kupang pada era 1970-1980an.

Saat itu, halaman RRI Kupang selalu dipadati warga yang antusias menonton. "Dari kelurahan datang jalan kaki penuhi halaman RRI Kupang ini untuk nonton penyanyi bintang radio dan luar biasa," ujar Johni.

Ia menyebut beberapa penyanyi NTT yang sempat mencuat di tingkat nasional kala itu, seperti Ingrid Fernandes. Johni menilai kompetisi menjadi wadah penyaluran potensi generasi muda.

Ia mencontohkan pengalamannya sebagai atlet tinju sejak remaja. Berkat kompetisi yang rutin, Johni pernah menjadi juara di Kota Kupang, juara 3 tingkat nasional, bahkan meraih juara 1 SEA Games di Singapura pada 1983 saat berusia 17 tahun.

Setelah itu, ia juga mewakili Indonesia di Olimpiade Los Angeles, Amerika Serikat, pada 1984 sebelum masuk Akademi Kepolisian. "Karena ada kompetisi-kompetisi yang rutin, hobi kita, potensi kita itu tersalurkan," kata Johni.

Ia menegaskan pemerintah akan selalu mendukung kegiatan yang bertujuan mengembangkan kapasitas dan kemampuan sumber daya manusia NTT. Menurut Johni, potensi penyanyi NTT sangat besar.

Beberapa nama sudah tampil di tingkat nasional, seperti Andmesh Kamaleng, Mario G Klau, dan Marion Jola. Karena itu, ia berharap para finalis mempersiapkan diri, konsentrasi, dan berdoa agar tampil maksimal.

"Mari kita dukung anak-anak, adik-adik kita yang akan datang ke sini," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....