Kumpul Keluarga : Tradisi Orang Kupang Jelang Pernikahan
- 10 Apr 2024 20:00 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang - Tradisi kumpul keluarga untuk pernikahan seperti menegaskan kodrat manusia yang tak bisa hidup tanpa orang lain kendati, Ia bisa saja memiliki segalanya. Di Kupang, Nusa Tenggara Timur, kumpul keluarga merupakan tradisi "wajib" untuk memberikan dukungan materi dan moril bagi mereka yang hendak berumah tangga. Langkah calon pengantin bersama keluarga pun semakin ringan dan lapang.
Sebelum kumpul keluarga dilakukan, ada beberapa persiapan yang dilakukan di antara calon mempelai. Salah satunya adalah pembicaraan keluarga. Dalam pembicaraan tersebut kemudian akan diputuskan tanggal dan waktu pelaksanaan acara kumpul keluarga. Jika sudah diputuskan waktunya, barulah undangan akan disebar.
Biasanya, pihak yang diundang adalah keluarga dari pihak ayah dan ibu calon mempelai, kerabat dekat, tetangga kompleks hingga orang yang pernah mengundang mereka ke acara yang sama. Nantinya, keluarga dan undangan akan datang dengan membawa amplop berisi uang atau materi lainnya dan kemudian menulis nama di buku yang tersedia atau dalam istilah orang Kupang "Isi Buku".
Lazarus Jehamat, salah seorang Sosiolog dari Universitas Nusa Cendana Kupang seperti dikutip dari Kompas.id mengatakan, tradisi kumpul masih bisa bertahan di tengah arus globalisasi ini lantaran pendukung budaya yang ada di NTT masih diikat dengan nilai yang sama. Kekuatan nilai yang sama itu menjadikan kumpul keluarga penting untuk dilestarikan.
Nah, masihkah anda memegang erat nilai dari tradisi kumpul keluarga? (DB)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....