Wali Kota Janji Benahi Lapangan Futsal NBD
- 06 Okt 2026 13:19 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Lapangan Futsal Nunbaun Delha (NBD) mendapat perhatian khusus dari Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo. Ia berkomitmen membenahi fasilitas lapangan tersebut agar lebih layak dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Komitmen itu disampaikan dr. Christian Widodo saat menghadiri sekaligus membuka Festival Budaya Kelurahan Nunbaun Delha, Senin 5 Oktober 2026. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota melihat langsung kondisi Lapangan Futsal NBD yang menjadi lokasi pelaksanaan festival.
Dr. Christian Widodo menargetkan pembenahan lapangan mulai direalisasikan pada awal 2027, khususnya pada triwulan pertama atau sekitar Januari hingga April.
“Kalau bisa di awal-awal tahun, ini kita perbaiki. Kita kasih halus semua. Terus kemudian pasang lampu di sini,” kata dr. Christian Widodo dalam sambutannya.
Ia meminta jajaran terkait mencatat dan menindaklanjuti rencana pembenahan tersebut. Menurutnya, Lapangan Futsal NBD harus memiliki fasilitas yang memadai sehingga dapat digunakan masyarakat, terutama untuk kegiatan olahraga dan aktivitas kemasyarakatan.
“Ini lapangan harus bagus,” tegasnya.
Selain memperbaiki permukaan lapangan, Wali Kota juga meminta fasilitas pendukung turut diperhatikan. Apabila gawang sudah tidak layak, ia menginstruksikan agar diganti dengan yang baru.
Jaring gawang juga diminta menggunakan material yang lebih baik.
“Gawang, kalau gawang sudah rusak, ganti yang baru. Kasih jaring yang bagus. Kemudian kasih lampu di setiap tempatnya,” ujarnya.
Dr. Christian Widodo mengatakan kehadirannya dalam Festival Budaya Kelurahan Nunbaun Delha merupakan bentuk perhatian dan kecintaannya kepada masyarakat NBD. Di tengah agenda pemerintahan yang padat, ia mengaku tetap berupaya hadir karena memiliki kedekatan dengan warga setempat.
Ia mengaku terharu dengan sambutan masyarakat ketika tiba di lokasi kegiatan.
“Saya merasa seperti pulang ke rumah sendiri. Seperti datang ke kelurahan sendiri, ke tempat sendiri,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kupang juga mengapresiasi pelaksanaan Festival Budaya Kelurahan Nunbaun Delha yang mengangkat tema pelestarian budaya lokal. Menurutnya, budaya harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Ia mengibaratkan budaya bukan hanya warisan dari leluhur, tetapi juga merupakan pinjaman dari anak cucu yang harus dijaga dan dilestarikan. “Budaya itu bukan hanya warisan dari leluhur kita, tapi pinjaman dari anak cucu kita,” katanya.
Dr. Christian Widodo menilai Kelurahan Nunbaun Delha merupakan gambaran kecil Kota Kupang karena dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang suku, etnis, dan agama. Menurutnya, keberagaman tersebut bukan menjadi penghalang, tetapi justru menjadi kekuatan yang mempererat kehidupan masyarakat.
“NBD ini seperti miniaturnya Kota Kupang. Semua suku ada, etnis ada, semua agama ada dan bisa hidup rukun selalu bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan keberagaman di Kota Kupang harus terus dirawat sebagai kekuatan persatuan. Perbedaan, kata dia, tidak boleh menjadi jarak yang memisahkan masyarakat, tetapi harus menjadi jembatan yang mempererat hubungan antarwarga.
“Di Kota Kupang itu, keberagaman bukan menjadi penghalang. Dia menjadi kekuatan. Bukan menjadi jarak pemisah, tetapi dia menjadi jembatan. Itulah Kota Kupang,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....