TNI-Polri Solid, Kapolres Ngada Tegaskan Sinergitas Kunci Jaga Kamtibmas

  • 06 Okt 2026 07:01 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba – Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., menegaskan bahwa soliditas dan sinergitas Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Syukuran Dirgahayu TNI ke-81 yang berlangsung di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 1625/Ngada, Senin, 5 Oktober 2026, pukul 09.00 WITA.

Momentum peringatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan kerja sama, membangun komunikasi yang harmonis, serta meningkatkan koordinasi antarlembaga dalam menciptakan situasi keamanan yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngada. Kegiatan syukuran tersebut dihadiri Dandim 1625/Ngada, Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H., Bupati Ngada, Wakil Bupati Ngada, Ketua DPRD Kabupaten Ngada, Kepala Kejaksaan Negeri Ngada, Ketua Pengadilan Negeri Bajawa, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Plus Kabupaten Ngada.

Kehadiran berbagai unsur pimpinan daerah tersebut menunjukkan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan, penegakan hukum, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kebersamaan TNI, Polri, dan pemerintah daerah diharapkan terus terpelihara sehingga setiap tantangan yang berpotensi mengganggu stabilitas wilayah dapat diantisipasi melalui koordinasi dan langkah-langkah bersama.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas 81 tahun pengabdian TNI kepada bangsa dan negara. Dalam sambutannya, Dandim 1625/Ngada menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda atas dukungan serta kerja sama yang selama ini terjalin dengan baik.

Dandim juga menekankan pentingnya menjaga soliditas dan sinergitas TNI-Polri sebagai bagian dari upaya mewujudkan stabilitas keamanan di Kabupaten Ngada. Perayaan hari ulang tahun tersebut tidak hanya menjadi ungkapan syukur atas perjalanan panjang pengabdian TNI, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam melaksanakan tugas melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

Setelah sambutan Dandim 1625/Ngada, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Bupati Ngada, kemudian prosesi pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun ke-81 yang dilakukan oleh Dandim bersama unsur Forkopimda, Kapolres Ngada, dan Kapolres Nagekeo. Prosesi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan, mencerminkan hubungan harmonis yang telah terbangun di antara unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama seluruh tamu undangan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan emosional dan koordinasi antarpimpinan daerah semakin kuat, sehingga sinergi yang telah terjalin dapat terus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa menegaskan bahwa, peringatan Dirgahayu TNI ke-81 tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus dimaknai sebagai pengingat akan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan sinergitas dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan. Menurutnya, kerja sama yang baik antara TNI-Polri dan seluruh unsur Forkopimda merupakan modal penting untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

“Sinergitas TNI-Polri bersama Forkopimda harus terus dijaga dan diperkuat. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, kita dapat memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Ia berharap semangat kebersamaan tersebut tidak hanya terbangun pada momentum peringatan hari ulang tahun, tetapi juga terus diwujudkan dalam tugas sehari-hari demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Ngada dan sekitarnya. Kapolres juga menekankan bahwa TNI dan Polri harus senantiasa hadir di tengah masyarakat melalui langkah-langkah nyata, pendekatan humanis, serta koordinasi yang berkesinambungan dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu institusi, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, hubungan harmonis antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.

Kegiatan Syukuran Dirgahayu TNI ke-81 di Makodim 1625/Ngada pun berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Momentum ini diharapkan semakin memperkokoh komitmen TNI-Polri bersama Forkopimda dalam menjaga persatuan, memelihara keamanan, serta mewujudkan Kabupaten Ngada yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh masyarakat. (Humas Polres Ngada/YB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....