TNI Kuat Bersama Rakyat, Kodim 1601/Sumba Timur Perkuat Sinergi
- 05 Okt 2026 16:57 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - Komando Distrik Militer atau Kodim 1601/Sumba Timur terus memperkuat sinergi bersama masyarakat dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta menjaga keamanan dan ketahanan wilayah. Hal tersebut disampaikan Dandim 1601/Sumba Timur Letkol Arm Adwi Prasetya dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Senin, 5 Oktober 2026.
Tahun ini, TNI mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Menurut Dandim, tema tersebut menjadi penegasan bahwa kekuatan TNI tidak terlepas dari dukungan dan kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat.
Letkol Arm Adwi Prasetya mengatakan, dalam menjalankan tugasnya, TNI dituntut untuk memiliki kemampuan yang prima, profesional, responsif, adaptif, modern, dan inovatif. Kemampuan tersebut diperlukan agar prajurit dapat melaksanakan tugas secara profesional dalam mengabdi kepada bangsa dan negara sekaligus memberikan dukungan kepada masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
Karena itu, keberadaan TNI di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang memberikan manfaat secara langsung. Dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI, Kodim 1601/Sumba Timur telah melaksanakan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.
Di antaranya pembersihan pasar dan lingkungan, pelaksanaan bazar murah, anjangsana, serta pemberian bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, Kodim juga melaksanakan kegiatan penanaman pohon, termasuk pohon bakau yang diarahkan untuk membantu mencegah erosi laut.
Kegiatan lainnya berupa karya bakti dalam skala besar menjadi bagian dari upaya TNI untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membangun semangat gotong royong bersama masyarakat. Dandim menegaskan, berbagai kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara prajurit dan rakyat.
Menurutnya, sinergi yang kuat perlu terus dijaga karena pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, baik pemerintah, aparat keamanan, instansi vertikal maupun masyarakat. Ia berharap kebersamaan yang telah terbangun selama ini dapat terus dipertahankan sehingga seluruh elemen di Kabupaten Sumba Timur dapat bergerak bersama dalam menciptakan daerah yang aman, tertib, dan mendukung percepatan pembangunan.
Menghadapi potensi bencana alam, Letkol Arm Adwi Prasetya juga mengimbau masyarakat Sumba Timur agar tetap tenang namun selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana. Masyarakat diminta memperhatikan dan mengikuti informasi resmi yang disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD.
Menurutnya, kewaspadaan dan pemahaman terhadap informasi resmi sangat penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar atau kabar yang dapat menimbulkan kepanikan ketika terjadi bencana alam. Selain kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, Dandim juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran, terutama pada musim yang rawan.
Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan yang berada di sekitar permukiman atau wilayah aktivitas warga. Ia berharap TNI, pemerintah daerah, kepolisian, kejaksaan, instansi vertikal, dan seluruh masyarakat Sumba Timur dapat terus menjaga kekompakan serta memperkuat sinergi. Dengan kebersamaan tersebut, keamanan wilayah, ketahanan masyarakat, penanggulangan bencana, perlindungan lingkungan, dan pembangunan Sumba Timur diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan. (YB)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....