PT MSM Perkuat Pendidikan Vokasi di SMKN 2 Waingapu

  • 02 Okt 2026 10:14 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba – PT Muria Sumba Manis (MSM) memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kabupaten Sumba Timur melalui peresmian Kelas Vokasi MSM di SMK Negeri 2 Waingapu. Program tersebut diharapkan tidak hanya memberikan pembelajaran berbasis sekolah kepada peserta didik, tetapi juga membuka kesempatan bagi siswa untuk mengenal secara langsung standar, budaya, dan kebutuhan dunia kerja industri.

Managing Director PT MSM Budi Hediana mengatakan, pelaksanaan program pendidikan vokasi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun keterampilan generasi muda agar memiliki kompetensi dan pengalaman yang relevan dengan kebutuhan industri, Waingapu, Kamis, 1 Oktober 2026. Budi Hediana menjelaskan, keberadaan kelas vokasi diharapkan mampu menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan teknis sekaligus membentuk karakter kerja yang dibutuhkan ketika memasuki dunia industri.

Menurutnya, dunia kerja tidak hanya membutuhkan tenaga yang memiliki kemampuan akademik maupun keterampilan teknis, tetapi juga menuntut tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, kreativitas, serta sikap kerja yang baik. Karena itu, ia mengajak para siswa SMKN 2 Waingapu memanfaatkan fasilitas dan kesempatan yang telah tersedia dengan sungguh-sungguh, rajin belajar, terus mengasah kemampuan, serta membangun pengalaman sejak masih berada di bangku sekolah.

Ia menambahkan, PT MSM berharap semakin banyak putra-putri Sumba Timur yang memiliki kompetensi dan pengalaman memadai sehingga mampu memenuhi kebutuhan tenaga kerja industri yang terus berkembang. Kehadiran tenaga kerja lokal yang terampil juga diharapkan dapat memberikan peluang kepada generasi muda untuk membangun karier di daerah sendiri, termasuk memperoleh kesempatan bekerja di lingkungan PT MSM.

Budi menegaskan, pengembangan sumber daya manusia membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, sehingga kolaborasi antara dunia industri, satuan pendidikan, pemerintah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja. Sementara itu, Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT MSM dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi di daerah.

Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya dengan menghadirkan siswa di sekolah dan menyediakan sarana pembelajaran, tetapi harus dilanjutkan dengan sistem pendidikan yang mampu membekali peserta didik agar setelah menyelesaikan pendidikan dapat mengaktualisasikan keterampilan yang dimiliki di dunia kerja. Pemerintah daerah, kata Bupati, memiliki berbagai keterbatasan dalam penyediaan sarana pendidikan, sehingga dukungan dunia usaha dan dunia industri menjadi penting untuk memperluas kesempatan peserta didik memperoleh pendidikan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja.

Bupati mengatakan, kelas vokasi yang diresmikan di SMKN 2 Waingapu mencakup bidang Teknik Mesin dan Konstruksi Perumahan yang dinilai memiliki keterkaitan dengan kebutuhan tenaga kerja terampil di daerah. Kehadiran sarana tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem pendidikan di SMKN 2 Waingapu sekaligus membantu mempersiapkan siswa agar memiliki keterampilan yang lebih sesuai dengan tuntutan dunia industri.

Bupati juga menyampaikan bahwa kontribusi PT MSM tidak hanya dilakukan melalui dukungan terhadap pendidikan tingkat SMK, tetapi juga melalui dukungan terhadap pendidikan dasar di wilayah sekitar kawasan usaha perusahaan. Menurutnya, pola pendidikan yang dikembangkan dapat menjadi salah satu referensi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di daerah.

Umbu Lili Pekuwali mengajak kepala sekolah, para guru, dan seluruh tenaga pendidik SMKN 2 Waingapu untuk memanfaatkan fasilitas kelas vokasi tersebut secara optimal bagi kepentingan pembelajaran siswa. Ia juga menyambut baik tawaran PT MSM untuk membuka kesempatan kunjungan dan pembelajaran bagi sekolah-sekolah vokasi di Sumba Timur ke sejumlah lembaga pendidikan vokasi di Kudus.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai berbagai program dan jurusan vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja di daerah. Bupati menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan dunia industri menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menyiapkan generasi muda Sumba Timur agar memiliki keterampilan, pengalaman, dan kesiapan memasuki dunia kerja. (Humas PT MSM Sumba Timur/YB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....