Kodim 1601/Sumba Timur Perkuat Disiplin dan Kepatuhan Hukum Prajurit
- 18 Sep 2026 14:31 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - Kodim 1601/Sumba Timur menggelar Upacara Bendera 17 September 2026 yang diikuti seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodim 1601/Sumba Timur. Kegiatan berlangsung di Lapangan Makodim 1601/Sumba Timur,Kelurahan Hambala, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Kamis,17 September 2026. Upacara tersebut menjadi bagian dari pembinaan personel sekaligus momentum untuk meningkatkan kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, serta kesiapsiagaan seluruh personel dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai bagian dari TNI Angkatan Darat.
Upacara dipimpin Pasi Ter Kodim 1601/Sumba Timur Kapten Inf Samsiadi selaku Inspektur Upacara. Sementara itu, Pasi Pers Lettu Inf Nicolas Klau Seran bertindak sebagai Komandan Upacara dan Bamin Pers Serka Jasintu Lafo sebagai Perwira Upacara. Seluruh rangkaian upacara diikuti dengan tertib oleh prajurit dan PNS Kodim 1601/Sumba Timur sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kedisiplinan dan tradisi keprajuritan. Dalam kesempatan tersebut, amanat Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H., disampaikan kepada seluruh peserta upacara sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas ke depan.
Dalam amanatnya, Pangdam IX/Udayana menekankan kepada seluruh jajaran agar segera menyelesaikan berbagai program kerja dan anggaran Triwulan III Tahun Anggaran 2026 secara tertib, tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, peningkatan pengawasan dan pengendalian juga menjadi perhatian penting agar setiap pelaksanaan program dapat berjalan secara efektif dan dapat dipertanggungjawabkan. Seluruh personel diminta memahami tugas masing-masing serta meningkatkan koordinasi dan komunikasi sehingga setiap pekerjaan yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal bagi organisasi,"ungkapnya.
Pangdam juga mengingatkan seluruh prajurit dan PNS agar senantiasa meningkatkan disiplin serta kepatuhan terhadap hukum. Setiap personel diminta menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun institusi TNI AD. Dalam penggunaan media sosial, prajurit dan PNS juga diingatkan agar bersikap bijak, tidak menyebarkan informasi yang dapat menimbulkan persoalan serta tetap menjaga kehormatan dan citra TNI Angkatan Darat. Penekanan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun personel yang profesional, bertanggung jawab dan mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI.
Selain pembinaan disiplin dan kepatuhan hukum, amanat Pangdam IX/Udayana juga menyoroti pentingnya pembinaan personel serta dukungan terhadap program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui penguatan ketahanan pangan dengan mendorong peran aktif Babinsa dalam melakukan pendampingan kepada para petani serta mendukung koordinasi dengan Bulog. Babinsa diharapkan terus hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengawal kegiatan pertanian dan mendukung berbagai upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan. Dukungan terhadap pembangunan infrastruktur seperti jembatan yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat juga menjadi bagian dari perhatian jajaran TNI di wilayah.
Melalui pelaksanaan Upacara Bendera 17 September 2026 tersebut, seluruh personel Kodim 1601/Sumba Timur diharapkan semakin memahami pentingnya disiplin, profesionalisme dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas. Nilai-nilai yang disampaikan dalam amanat Pangdam IX/Udayana diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, baik dalam lingkungan satuan maupun ketika berinteraksi langsung dengan masyarakat. Dengan disiplin yang kuat, kepatuhan terhadap hukum serta komitmen untuk terus membantu masyarakat, prajurit dan PNS Kodim 1601/Sumba Timur diharapkan mampu menjalankan tugas secara optimal demi kepentingan bangsa dan negara,"ujarnya.(Pendim 1601/Sumba Timur/YB)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....