Kapolres Sumba Timur Perkuat Sinergi Cegah Karhutla Pandawai

  • 27 Agt 2026 08:49 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Sumba - Kapolres Sumba Timur AKBP Dr. I Kadek Hery Cahyadi melaksanakan kunjungan kerja ke Polsek Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Rabu 26 Agustus 2026. Kunjungan tersebut difokuskan pada pembahasan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla yang menjadi perhatian bersama, terutama dalam menjaga lingkungan serta keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui kunjungan ini, Kapolres mendorong seluruh jajaran kepolisian di tingkat kewilayahan untuk meningkatkan langkah-langkah preventif dan membangun komunikasi yang lebih erat dengan pemerintah serta masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Pandawai Umbu Horung Tankonda, S.E., Camat Kambata Mapambuhang Umbu Martinus, S.H., Danposramil Serka Antonius K. R., tokoh masyarakat, tokoh agama, serta unsur terkait lainnya. Pertemuan menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi dan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman Karhutla. Kapolres menilai pencegahan kebakaran tidak dapat hanya mengandalkan satu instansi, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat karena potensi kebakaran dapat muncul dari berbagai aktivitas di lingkungan sekitar.

Camat Pandawai Umbu Horung Tankonda, S.E., menyampaikan bahwa Karhutla merupakan persoalan yang harus ditangani secara bersama-sama karena dampaknya dapat mengganggu lingkungan, kesehatan masyarakat, serta keamanan wilayah. Menurutnya, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan warga sangat diperlukan untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus mencegah terjadinya kebakaran. Ia berharap koordinasi yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan sehingga setiap potensi kebakaran dapat segera diketahui dan ditangani sebelum berkembang menjadi lebih besar.

Hal senada disampaikan Camat Kambata Mapambuhang Umbu Martinus, S.H., yang menilai Karhutla menjadi salah satu permasalahan yang perlu mendapat perhatian serius saat ini. Karena itu, diperlukan kepedulian bersama serta langkah pencegahan yang dilakukan secara berkelanjutan, termasuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya membuka lahan dengan cara membakar secara sembarangan. Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan karena keberhasilan pencegahan Karhutla sangat ditentukan oleh kesadaran dan kepedulian warga di wilayah masing-masing,"ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Sumba Timur AKBP Dr. I Kadek Hery Cahyadi menekankan bahwa pencegahan Karhutla harus dimulai dari tingkat masyarakat melalui edukasi, kepedulian terhadap lingkungan, serta koordinasi cepat ketika ditemukan adanya potensi kebakaran. Kapolres mengingatkan bahwa persoalan Karhutla tidak dapat dihadapi secara sendiri-sendiri sehingga dibutuhkan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh warga. Ia juga mendorong agar edukasi mengenai bahaya dan dampak Karhutla terus dilakukan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan.

Kapolres menegaskan, sinergi tiga pilar antara TNI, Polri dan pemerintah akan terus diperkuat melalui deteksi dini, edukasi dan respons cepat terhadap setiap potensi Karhutla. Keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama, sebab tindakan sederhana seperti tidak membuang atau menyalakan sumber api sembarangan serta segera melaporkan potensi kebakaran dapat mencegah dampak yang lebih luas. Melalui kunjungan kerja tersebut, Kapolres berharap seluruh elemen masyarakat di Pandawai dan Kambata Mapambuhang dapat bersama-sama menjaga lingkungan, meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan, sehingga ancaman Karhutla dapat diminimalisir serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sumba Timur tetap aman dan kondusif,"tegasnya.(Humas Polres Sumba Timur/YB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....