Polres Sumba Timur Perkuat Karakter Kebangsaan Mahasiswa Unkriswina

  • 20 Agt 2026 22:29 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Dalam upaya memperkuat wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara di kalangan generasi muda, Polres Sumba Timur melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Kristen Wira Wacana Sumba.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung MPL Payeti, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Rabu,19 Agustus 2026, dan menjadi bagian penting dalam pembekalan awal bagi mahasiswa baru sebelum menjalani kehidupan akademik di lingkungan perguruan tinggi.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Binmas Polres Sumba Timur, Aiptu Ferdinandus E. Ina dan Aipda Y. Wempi Missa, memberikan materi mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara, jati diri bangsa serta pembinaan kesadaran bela negara. Pembekalan ini menitikberatkan pada pentingnya pemahaman nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, persatuan dan kesatuan serta tanggung jawab generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah berbagai perkembangan dan tantangan zaman

Para mahasiswa baru juga mendapatkan pemahaman mengenai perwujudan Profil Pelajar Pancasila sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas, toleran, bertanggung jawab dan memiliki semangat nasionalisme. Selain itu, Sat Binmas memberikan edukasi mengenai upaya pencegahan dan penanggulangan intoleransi, radikalisme, terorisme serta penyebaran paham yang bertentangan dengan ideologi negara.

Materi tersebut diharapkan mampu membangun daya kritis mahasiswa agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai paham yang dapat mengancam persatuan dan keharmonisan kehidupan masyarakat,"ungkapnya. Kapolres Sumba Timur AKBP Dr. I Kadek Hery Cahyadi mengatakan, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai generasi penerus bangsa sehingga harus memiliki pemahaman yang kuat terhadap Pancasila, wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi harus diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis dan bijak dalam menyikapi setiap informasi. Mahasiswa diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, terutama informasi yang berpotensi menimbulkan intoleransi, perpecahan maupun ancaman terhadap persatuan bangsa.

“Kami berharap generasi muda Sumba Timur dapat menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi toleransi, nasionalisme dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mahasiswa harus mampu menjadi contoh dalam menciptakan suasana yang damai, aman dan saling menghargai, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat,”ujar Kapolres.

Ia menegaskan, keberadaan generasi muda yang memiliki karakter kebangsaan yang kuat sangat dibutuhkan untuk menghadapi berbagai tantangan sosial, perkembangan teknologi serta penyebaran informasi yang semakin cepat di era digital.

Polres Sumba Timur juga terus mendorong terjalinnya sinergi dengan lembaga pendidikan dalam memberikan pembinaan dan penguatan karakter kepada generasi muda. Kolaborasi antara kepolisian dan perguruan tinggi dinilai penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, damai, toleran dan kondusif.

Melalui kegiatan PKKMB ini, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya siap mengikuti proses pendidikan secara akademik, tetapi juga mampu tumbuh sebagai generasi yang berkarakter, memiliki kepedulian terhadap bangsa, serta menjadi pelopor dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(Humas Polres Sumba Timur/YB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....