Bupati Sumba Timur Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan APBD 2026

  • 20 Agt 2026 22:23 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, ST., MT., memimpin Rapat Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan Triwulan II Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Timur, Senin,10 Agustus 2026.

Rapat tersebut menjadi bagian penting dalam upaya Pemerintah Kabupaten Sumba Timur memperkuat pengawasan dan pengendalian terhadap pelaksanaan program serta kegiatan yang telah dianggarkan melalui APBD Tahun Anggaran 2026. Evaluasi dilakukan untuk melihat sejauh mana target pelaksanaan kegiatan telah tercapai, baik dari sisi realisasi fisik maupun penggunaan anggaran.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Umbu Ngadu Ndamu, SH., M.Si., bersama para Asisten Sekda. Hadir pula pimpinan perangkat daerah, Inspektur Kabupaten Sumba Timur, Direktur RSUD Kabupaten Sumba Timur, para Kepala Bagian Sekretariat Daerah, para Camat, Lurah, serta Kepala Puskesmas se-Kabupaten Sumba Timur.

Kehadiran seluruh unsur tersebut dinilai penting karena evaluasi tidak hanya berkaitan dengan capaian administrasi keuangan, tetapi juga menyangkut pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Dalam arahannya, Bupati Umbu Lili Pekuwali menekankan agar setiap perangkat daerah melakukan evaluasi secara berkala terhadap realisasi fisik dan keuangan.

Menurutnya, pengendalian harus dilakukan sejak awal hingga akhir pelaksanaan kegiatan agar berbagai program yang telah direncanakan tidak mengalami keterlambatan maupun hambatan dalam pelaksanaannya. Setiap pimpinan perangkat daerah juga diminta memastikan kegiatan berjalan efektif, tepat sasaran, sesuai perencanaan, serta mampu memberikan hasil yang dapat dirasakan masyarakat.

Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah mencermati capaian masing-masing kegiatan dan segera mengidentifikasi berbagai persoalan yang menjadi penyebab belum optimalnya realisasi. Kendala yang ditemukan di lapangan diharapkan tidak hanya dilaporkan, tetapi harus segera diikuti dengan langkah penyelesaian dan percepatan.

Perangkat daerah yang masih memiliki realisasi rendah diminta meningkatkan koordinasi dan mengambil langkah strategis agar pelaksanaan kegiatan dapat mengejar target yang telah ditetapkan hingga akhir tahun anggaran,"ungkapnya. Selain aspek pelaksanaan fisik, Bupati menegaskan pentingnya penyampaian laporan realisasi keuangan yang akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Setiap perangkat daerah diminta mencermati penggunaan anggaran, termasuk kegiatan yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK). Ketepatan pelaporan dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus memastikan setiap rupiah anggaran daerah digunakan secara efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui rapat evaluasi Triwulan II tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengendalian terhadap pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026. Evaluasi secara berkala diharapkan mampu mendorong seluruh perangkat daerah bekerja lebih optimal, mempercepat pelaksanaan program yang masih tertinggal, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan pengelolaan anggaran yang tertib, terukur, dan bertanggung jawab, setiap program pembangunan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan Kabupaten Sumba Timur.(Prokopim Sumba Timur/YB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....