Semangat Kemerdekaan Bergema dari Tambak ISF Waingapu

  • 20 Agt 2026 13:23 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Semangat Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 terasa berbeda di Kabupaten Sumba Timur. Di tengah kawasan Tambak Integrated Shrimp Farming (ISF) Waingapu, Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, S.Kom., M.Ap., bersama berbagai elemen masyarakat mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026. Upacara berlangsung khidmat, sekaligus menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan terus hidup dan diwujudkan melalui pembangunan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Upacara dipimpin oleh Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Tb. Haeru Rahayu. Hadir pula unsur DPRD, jajaran Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, tokoh masyarakat, para pekerja pembangunan tambak, serta masyarakat sekitar. Pengibaran Sang Merah Putih di kawasan tersebut menjadi momen penuh makna, karena berlangsung di salah satu kawasan yang diproyeksikan menjadi pusat pengembangan ekonomi baru berbasis perikanan budi daya di Sumba Timur.

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Tb. Haeru Rahayu menyampaikan bahwa ketika Merah Putih berkibar di tengah kawasan Tambak ISF Waingapu, suasana kemerdekaan terasa tidak sekadar sebagai sebuah peringatan. Upacara tersebut menjadi simbol bahwa perjuangan mengisi kemerdekaan harus diteruskan melalui kerja keras dan pembangunan. Bagi masyarakat Sumba Timur, kehadiran pembangunan sektor perikanan budi daya diharapkan dapat membuka ruang baru bagi peningkatan kesejahteraan sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Tambak ISF Waingapu sendiri diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Pengembangan tambak dengan konsep modern dan berkelanjutan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan produksi perikanan budi daya, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat lokal. Dengan berkembangnya kawasan tersebut, berbagai peluang usaha pendukung diharapkan ikut tumbuh, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Sumba Timur,"ungkapnya.

Pelaksanaan upacara di kawasan tambak juga membawa pesan penting tentang hubungan antara kemerdekaan, pembangunan dan kemandirian pangan. Potensi kelautan dan perikanan yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan besar yang perlu dikelola secara optimal. Karena itu, pengembangan Tambak ISF Waingapu diharapkan tidak hanya menjadi proyek pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan, menciptakan lapangan pekerjaan dan membangun ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Tambak ISF Waingapu akhirnya menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat bersama membangun Sumba Timur. Dari tempat berkibarnya Sang Merah Putih tersebut, kemerdekaan dimaknai sebagai kesempatan untuk terus bekerja dan menghadirkan perubahan nyata. Pemerintah bersama masyarakat diharapkan dapat menjaga semangat kolaborasi agar setiap pembangunan yang hadir di daerah benar-benar mampu membuka harapan baru, meningkatkan kesejahteraan dan membawa Sumba Timur menuju masa depan yang lebih maju.(Prokopim Sumba Timur/YB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....