Pemkab Sumba Timur Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla Melalui Sinergi Lintas Sektor

  • 15 Agt 2026 09:42 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Pemerintah Kabupaten Sumba Timur bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat langkah kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui Apel Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla Tahun 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Timur, Umbu Maramba Memang, S.Pt., yang mewakili Bupati Sumba Timur,

Waingapu, Jumat, 14 Agustus 2026.

Apel kesiapsiagaan yang berlangsung di Lapangan Apel Polres Sumba Timur, Jumat 14 Agustus 2026, juga dirangkaikan dengan Zoom Meeting bersama Kapolda Nusa Tenggara Timur dan Forkopimda. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama memasuki musim kemarau dengan kondisi cuaca yang semakin kering.

Dalam kegiatan tersebut ditegaskan bahwa penanganan Karhutla bukan hanya menjadi tugas pemerintah maupun aparat keamanan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah, TNI/Polri, BPBD, organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan hingga desa dan kelurahan diharapkan mampu membangun koordinasi yang kuat dalam mencegah serta menangani setiap ancaman kebakaran.

Kabupaten Sumba Timur memiliki tantangan tersendiri dalam menghadapi potensi Karhutla akibat kondisi geografis, cuaca panas, serta vegetasi yang mudah terbakar saat musim kemarau. Karena itu, langkah pencegahan melalui deteksi dini, pelaporan cepat, edukasi masyarakat, serta kesiapan personel dan peralatan menjadi bagian penting agar kebakaran dapat segera dikendalikan sebelum meluas.

Selain kesiapan pemadaman, pemerintah juga menekankan pentingnya upaya preventif melalui sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan. Peran pemerintah desa dan kelurahan sangat strategis dalam memberikan pemahaman mengenai dampak Karhutla terhadap lingkungan, kesehatan, keselamatan warga, serta keberlangsungan ekonomi masyarakat.

Melalui apel kesiapsiagaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur bersama Forkopimda berkomitmen memperkuat sinergi, mempercepat respons, serta meningkatkan efektivitas penanganan Karhutla sepanjang Tahun 2026. Seluruh pihak diharapkan menjalankan peran masing-masing demi menjaga wilayah Sumba Timur tetap aman dan terlindungi dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. (Prokopim Sumba Timur/YB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....