Pemkab Sumba Timur Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat Tahun 2027

  • 20 Jul 2026 15:02 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Pemerintah Kabupaten Sumba Timur terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat yang direncanakan mulai dibangun pada tahun 2027. Saat ini, seluruh tahapan administrasi dan persyaratan teknis terus diproses agar program tersebut dapat berjalan sesuai rencana, Waingapu, Jumat, 17 Juli 2026.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumba Timur, Andreas Mulla, SE, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare yang berlokasi di Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang. Lahan tersebut merupakan aset milik pemerintah daerah yang telah dihibahkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

Menurut Andreas, saat ini proses yang sedang berjalan adalah pengurusan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) serta persetujuan teknis di kantor pertanahan. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan lokasi pembangunan tidak berada dalam kawasan hutan dan memenuhi seluruh ketentuan tata ruang.

Hasil survei lapangan menunjukkan lokasi yang telah disiapkan berada di luar kawasan hutan sehingga dinilai layak dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial melalui sekretariat bersama untuk memastikan seluruh persyaratan terpenuhi.

Andreas menjelaskan, seluruh dokumen yang diminta pemerintah pusat telah disampaikan dan dinyatakan lengkap. Setelah proses KKPR selesai, tahapan berikutnya adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dengan pemerintah pusat terkait pelaksanaan pembangunan.

Selain penyediaan lahan, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur juga telah berkomitmen membangun infrastruktur pendukung menuju lokasi Sekolah Rakyat, termasuk akses jalan, penyediaan air bersih, dan jaringan listrik. Komitmen tersebut telah ditandatangani oleh Bupati sebagai bentuk dukungan penuh terhadap pembangunan Sekolah Rakyat di Sumba Timur," katanya. (YB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....