Polres Sumba Timur Edukasi Pelajar Andaluri Cegah Bahaya Narkoba sejak Dini

  • 12 Jul 2026 12:01 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Sumba - Dalam rangka mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Satuan Reserse Narkoba Polres Sumba Timur menggelar sosialisasi bahaya narkoba kepada 285 siswa SMA Katholik Andaluri, Sumba Timur, Jumat,10 Juli 2026. Kegiatan berlangsung di aula sekolah sebagai upaya meningkatkan kesadaran pelajar terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba.

Sosialisasi dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur, Iptu I Gede Parwata, S.H., didampingi Briptu Dody Hattu. Dalam kesempatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai bahaya NAPZA di lingkungan pelajar, mulai dari jenis, dampak, hingga upaya pencegahan penyalahgunaannya.

Iptu Parwata menjelaskan, saat ini terdapat berbagai modus baru peredaran narkoba yang menyasar kalangan pelajar. Di antaranya ganja yang dikemas dalam bentuk makanan seperti brownies serta penyalahgunaan obat-obatan keras yang dicampurkan ke dalam minuman. Ia menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba berdampak buruk terhadap kesehatan, pendidikan, hingga masa depan generasi muda.

"Jangan pernah coba-coba. Sekali pakai saja, jejak narkoba di urine bisa terdeteksi yang mengakibatkan masa depan suram. Masa depan kalian bisa hancur hanya karena penasaran sesaat," tegas Iptu Parwata di hadapan para siswa.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif serta pembagian stiker ajakan menjadi Agen P4GN. Para pelajar tampak antusias mengajukan pertanyaan mengenai dampak penyalahgunaan narkoba maupun proses hukum apabila anak terlibat dalam peredaran narkotika. Kegiatan ini merupakan implementasi dari tagline Satresnarkoba Polres Sumba Timur, "Tanah Marapu Bersih Narkoba", sekaligus mendorong lahirnya pelopor anti narkoba di lingkungan sekolah.

Sementara itu, Pater Dominikus Rihi Mone, S.S., B.Th., M.A., CSsR menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Sumba Timur atas edukasi yang diberikan kepada para siswa. Menurutnya, membentengi generasi muda dari bahaya narkoba merupakan tanggung jawab bersama. Ia berharap sinergi antara sekolah, keluarga, dan aparat penegak hukum terus diperkuat agar lahir generasi yang sehat, tangguh, dan mampu menjadi penerus bangsa yang berkualitas,"ungkapnya.(Satres Narkoba Polres Sumba Timur/YB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....