PPA Manekat Naimuti Catat 22 Anak Putus Sekolah dan Tak Kuliah
- 12 Jul 2026 11:57 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Pusat Pengembangan Anak (PPA) Manekat Naimuti mencatat masih terdapat 22 anak yang putus sekolah maupun tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Kondisi tersebut menjadi perhatian gereja untuk memastikan setiap anak tetap memiliki kesempatan mengembangkan masa depannya.
Penanggung Jawab Kemitraan PPA Manekat Naimuti, Pendeta Eva M. J. MboE, mengatakan berdasarkan pendataan jemaat terdapat 10 anak yang putus sekolah. Rinciannya, tiga anak berhenti pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan tujuh anak pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Selain itu, terdapat 12 anak yang tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi setelah menyelesaikan pendidikan menengah. Data tersebut menjadi dasar gereja untuk memperkuat pendampingan bagi anak-anak dan keluarga,” kata Pendeta Eva saat siaran di RRI Kupang, Kamis, 9 Juli 2026.
Pendeta Eva menjelaskan penyebab utama anak putus sekolah di wilayah pelayanannya lebih banyak dipengaruhi faktor pribadi atau motivasi belajar anak.
“Sarana pendidikan di sekitar PPA Manekat Naimuti sebenarnya tersedia dan dapat diakses masyarakat,” jelasnya.
Ia menilai faktor ekonomi keluarga belum menjadi penyebab dominan bagi anak yang putus sekolah di tingkat SMP maupun SMA. Namun, keterbatasan biaya mulai dirasakan ketika anak ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Mayoritas warga jemaat bekerja sebagai petani, pekebun, dan peternak sehingga kemampuan ekonomi setiap keluarga berbeda-beda. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam mendukung pendidikan anak hingga jenjang yang lebih tinggi,” tambahnya.
Gereja berharap kolaborasi dengan keluarga, sekolah, pemerintah, dan berbagai lembaga dapat membantu menekan angka putus sekolah di lingkungan jemaat. Upaya tersebut diharapkan membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak untuk menyelesaikan pendidikan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....