Atraksi Kolone Senjata Brimob Polda NTT Memukau Peringatan Bhayangkara Ke-80

  • 01 Jul 2026 16:43 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Atraksi Kolone Senjata yang ditampilkan personel Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi salah satu sajian yang memukau usai Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Bhayangkara Mapolda NTT. Penampilan tersebut mendapat sambutan meriah dari tamu undangan dan masyarakat yang hadir.

Puluhan personel Satbrimob Polda NTT memasuki lapangan dengan langkah tegap sambil membawa senjata laras panjang. Atraksi yang ditampilkan bukan simulasi operasi kepolisian, melainkan demonstrasi Kolone Senjata yang memadukan disiplin, ketepatan gerak, kekompakan, dan seni militer.

Atraksi disaksikan langsung oleh Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pejabat Utama Polda NTT, serta tamu undangan lainnya.

Dalam penampilannya, personel Satbrimob memperagakan berbagai gerakan kolone senjata dengan presisi tinggi. Setiap hentakan kaki, putaran senjata, hingga perpindahan formasi dilakukan secara serempak, mencerminkan disiplin, profesionalisme, serta kekompakan personel Korps Brimob.

Puncak atraksi ditandai dengan pembentukan formasi roda kompas yang melambangkan arah, ketepatan, dan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas. Formasi tersebut kemudian berubah menjadi formasi anyaman yang menggambarkan persatuan, solidaritas, dan sinergi antarpersonel dalam menghadapi berbagai tantangan.

Perubahan formasi yang berlangsung cepat dan presisi sontak mengundang tepuk tangan panjang dari seluruh tamu undangan dan masyarakat yang memenuhi Lapangan Bhayangkara.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., mengatakan atraksi Kolone Senjata bukan sekadar pertunjukan seremonial, tetapi menjadi representasi karakter personel Brimob yang disiplin, profesional, tangguh, dan selalu siap menjalankan tugas.

"Kolone senjata ini menggambarkan bahwa keberhasilan tugas kepolisian dibangun melalui latihan yang konsisten, disiplin yang kuat, kerja sama yang solid, dan semangat pengabdian yang tidak pernah surut. Nilai-nilai itu tercermin dalam setiap gerakan yang ditampilkan personel Satbrimob Polda NTT," ujarnya.

Menurut Henry, penampilan tersebut juga menjadi wujud kedekatan Polri dengan masyarakat melalui atraksi yang edukatif dan menghibur dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80.

"Kami ingin masyarakat melihat bahwa di balik kesiapsiagaan personel Brimob dalam menjaga keamanan, terdapat latihan yang panjang, dedikasi yang tinggi, dan kekompakan yang terus diasah setiap waktu. Semua itu bermuara pada satu tujuan, yakni memberikan perlindungan terbaik kepada masyarakat," katanya.

Ia menambahkan, tema Hari Bhayangkara ke-80, "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat," menjadi pengingat bahwa seluruh kemampuan yang dimiliki Polri, termasuk keterampilan personel Brimob, merupakan bentuk pengabdian untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Atraksi Kolone Senjata ditutup dengan tepuk tangan bergemuruh dari para penonton. Selain menyuguhkan keindahan gerakan yang presisi, penampilan tersebut juga menyampaikan pesan tentang pentingnya disiplin, persatuan, dan kesiapsiagaan sebagai landasan pengabdian Polri kepada bangsa dan negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....