Menulis Puisi Efektif Menjaga Kesehatan Mental dan Emosi
- 25 Jun 2026 08:43 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Menulis karya sastra seperti puisi bukan sekadar aktivitas merangkai kata-kata indah, melainkan sebuah metode efektif untuk menjaga kesehatan mental dan mengelola emosi. Aktivitas menulis dinilai mampu menjadi media katarsis emosional yang kuat untuk menurunkan tingkat stres serta memulihkan luka batin masa lalu.
Hal tersebut disampaikan oleh Penulis sekaligus Penyair Nusa Tenggara Timur (NTT), Enong Yonson, saat berdialog dalam program Kecapi (Ketong Baca Puisi) di Pro 4 RRI Kupang. Menurut Enong Yonson, dalam konsep psikologi sastra, terdapat dua esensi utama dalam aktivitas mencatat perasaan, yaitu menulis untuk mengingat dan menulis untuk melepaskan.
“Menulis untuk mengingat dan menulis untuk melepaskan secara psikologis merupakan sarana menuangkan emosi untuk menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kesehatan mental,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa dalam konsep sastra, menulis untuk mengingat disebut sebagai upaya mengeksternalisasikan memori agar tidak hilang.
Sementara itu, menulis untuk melepaskan adalah bentuk katarsis emosional untuk membuang beban batin. Secara akademis, kedua proses ini melibatkan metode expressive writing atau pencatatan emosional yang terstruktur.
Melalui tulisan, seseorang diajak melakukan cognitive reframing, yaitu memberikan struktur yang rapi pada perasaan yang awalnya kacau atau liar, seperti kesedihan, trauma, dan kekecewaan. Proses ini membantu penulis, baik pemula maupun senior, untuk berdamai dengan masa lalu agar bisa hidup lebih tenang di masa kini.
Aktivitas menulis yang dilakukan secara rutin diharapkan mampu menjadi ruang pemulihan mandiri bagi masyarakat luas, sekaligus memperkuat ketahanan mental di tengah dinamika kehidupan modern yang makin kompleks. (Daten)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....