Musim Kemarau; Wilayah NTT didominasi cerah berawan
- 17 Jun 2026 17:40 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari Kupang memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk periode 16–22 Juni 2026 dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang menunjukkan wilayah tersebut telah memasuki musim kemarau. Hal ini ditandai dengan menurunnya pertumbuhan awan serta mulai aktifnya angin Monsun Timur yang berpengaruh terhadap kondisi cuaca harian di sebagian besar wilayah NTT.
Dalam prospek cuaca tersebut, BMKG menjelaskan bahwa suhu udara pada malam hingga dini hari cenderung lebih rendah, sementara pada siang hari dapat mencapai kondisi yang cukup panas. Kondisi ini merupakan karakteristik umum pada musim kemarau di wilayah NTT yang dipengaruhi oleh dominasi massa udara kering dari arah timur.
BMKG juga mencatat bahwa suhu muka laut di sekitar perairan NTT berada pada kisaran 27 hingga 30 derajat Celsius, dengan anomali suhu muka laut antara -0,5 hingga +1,5 derajat Celsius. Sementara itu, tekanan udara terpantau bervariasi, dengan tekanan udara di Indonesia umumnya berada pada kisaran 1011–1015 hPa, sedangkan di wilayah Asia dan Australia menunjukkan pola tekanan yang turut memengaruhi dinamika angin regional.
Untuk kondisi cuaca selama periode tersebut, BMKG memprakirakan secara umum wilayah NTT akan didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan di beberapa wilayah. Selain itu, terdapat indikasi peningkatan kecepatan angin yang dapat terjadi secara lokal di sejumlah daerah.
BMKG menekankan bahwa angin kencang yang bersifat kering menjadi salah satu fenomena yang perlu diwaspadai selama periode ini. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar akibat minimnya curah hujan.
Sebagai bentuk peringatan dini, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak angin kencang dan cuaca kering selama sepekan ke depan. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 13 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembaban udara 40 hingga 95 persen, sehingga masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan aktivitas harian serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran hutan dan lahan di wilayah NTT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....