Bupati Sumba Timur Buka Ajang Talenta dan Literasi Cerdas

  • 15 Jun 2026 19:37 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, secara resmi membuka Ajang Talenta Jenjang SD dan SMP Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran Kurikulum Muatan Lokal Kabupaten Sumba Timur serta Gerakan Literasi Humba Cerdas. Kegiatan yang berlangsung di Waingapu tersebut diikuti peserta dari 22 kecamatan di Kabupaten Sumba Timur, Rabu, 10 Juni 2026.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sumba Timur, Margaretha Rebo, melaporkan bahwa Ajang Talenta merupakan agenda tahunan berjenjang dari tingkat kecamatan hingga nasional. Kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, minat, dan bakat di bidang olahraga, seni budaya, dan sains.

Tahun ini, Ajang Talenta mengusung tema “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter dan Hebat melalui Olahraga” serta “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”. Cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) seperti karate, pencak silat, dan atletik, serta Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) seperti tari kreasi, menyanyi solo, dan musik tradisional.

Margaretha Rebo menjelaskan, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai 723 orang yang terdiri dari 523 peserta jenjang SMP dan 200 peserta jenjang SD. Seluruh peserta merupakan hasil seleksi tingkat kecamatan yang mewakili sekolah masing-masing dari 22 kecamatan di Kabupaten Sumba Timur.

Dalam sambutannya, Bupati Umbu Lili Pekuwali menegaskan bahwa Ajang Talenta bukan hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga wadah mempererat hubungan sosial, membangun persaudaraan, serta membentuk karakter peserta didik. Ia berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan semangat belajar selama mengikuti perlombaan.

Menurutnya, membangun mentalitas yang kuat jauh lebih penting daripada sekadar meraih gelar juara. Selain membuka Ajang Talenta, Bupati juga meluncurkan Kurikulum Muatan Lokal dan Gerakan Literasi Humba Cerdas.

Ia menekankan pentingnya pelestarian budaya, bahasa daerah, sejarah lokal, serta peningkatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Bupati berharap sekolah menjadi benteng pelestarian identitas budaya Sumba sekaligus pusat penguatan literasi guna melahirkan generasi yang mampu mengharumkan nama Sumba Timur di tingkat provinsi maupun nasional," ucapnya. (YB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....