Polres Sumba Timur Perkuat Pencegahan Kejahatan Melalui Tim URC

  • 07 Jun 2026 18:12 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Sumba - Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sumba Timur, Iptu Rizaldi Haris, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya telah menerima sebanyak 160 laporan polisi (LP) konvensional. Dari jumlah tersebut, sekitar 45 kasus telah berhasil diselesaikan, sementara sisanya masih dalam proses penanganan dan penyelidikan lebih lanjut,Waingapu,Jumat,5 Juni 2026.

Menurut Iptu Rizaldi, setiap perkara yang belum terselesaikan akan ditangani secara profesional melalui penyelidikan yang matang dan sesuai prosedur hukum. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya kesalahan dalam proses penangkapan maupun penetapan tersangka.

Selain fokus pada penyelesaian kasus, Polres Sumba Timur juga memperkuat langkah pencegahan tindak kriminal dengan membentuk Tim URC atau Unit Reaksi Cepat. Tim ini merupakan gabungan personel dari fungsi Reskrim, Samapta, dan Intelkam yang diawasi langsung oleh Seksi Propam dalam setiap pelaksanaan tugas.

Tim URC secara rutin melaksanakan patroli siang dan malam guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kehadiran tim tersebut diharapkan mampu memberikan respons cepat terhadap setiap laporan maupun kejadian tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polres Sumba Timur.

Iptu Rizaldi menegaskan bahwa pengawasan langsung oleh Propam bertujuan memastikan seluruh personel menjalankan tugas sesuai prosedur serta menghindari pelanggaran etik maupun disiplin. Sementara itu, kasus-kasus yang masih menjadi tunggakan tetap akan ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan yang cermat dan akuntabel.

Ia berharap pembentukan Tim URC tidak hanya meningkatkan keberhasilan pengungkapan kasus, tetapi juga mampu menekan angka kriminalitas melalui upaya pencegahan. Menurutnya, kejahatan sering kali terjadi karena adanya kesempatan, sehingga kepolisian berupaya mempersempit ruang dan peluang bagi pelaku untuk melakukan tindak pidana,"harapnya.(YB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....