Rektor UNITRI Dorong Desa Wisata Unggul di Sumba Timur

  • 25 Mei 2026 07:18 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Rektor Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Prof. Dodi Wirawan Irawanto, S.E., M.Com., Ph.D., memberikan kuliah umum dan sharing session bertajuk “Membangun Desa Wisata Unggul” kepada pejabat Pemerintah Kabupaten Sumba Timur. Kegiatan tersebut berlangsung usai penandatanganan perpanjangan kerja sama antara UNITRI Malang dan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur terkait penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Waingapu, Kamis, 21 Mei 2026.

Kuliah umum tersebut diikuti sekitar 70 peserta yang terdiri atas pejabat Eselon II dan III, para camat, kepala perangkat daerah, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Sumba Timur. Turut mendampingi Rektor UNITRI yakni Kepala PUSDIWASBANG UNITRI Agustinus Ghunu, S.E., M.MA., M.AP dan Kepala Biro Kemahasiswaan UNITRI Fendiyatmi Kusufa, S.E., M.M.

Dalam paparannya, Prof. Dodi menegaskan bahwa sektor pariwisata merupakan salah satu kekuatan utama Pulau Sumba yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara terencana, berkelanjutan, dan berbasis masyarakat. Menurutnya, pembangunan desa wisata tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam semata.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan desa wisata harus ditopang oleh kualitas sumber daya manusia, tata kelola kelembagaan yang baik, inovasi produk wisata, promosi digital yang efektif, serta kolaborasi kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat, dan dunia usaha. “Desa wisata yang unggul bukan hanya mampu menarik wisatawan, tetapi juga mampu menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat lokal,” ujar Prof. Dodi.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Dodi juga memaparkan berbagai potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Sumba Timur, mulai dari wisata alam, budaya, kampung adat, tenun ikat, hingga wisata berbasis komunitas. Menurutnya, kekayaan savana, wisata bahari, tenun tradisional, dan budaya lokal merupakan kekuatan utama yang dapat dikembangkan menjadi paket wisata terpadu berbasis desa dan masyarakat.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan berbagai diskusi terkait tantangan pembangunan daerah, seperti peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengelolaan destinasi, pemasaran digital, hingga penguatan peran pemerintah desa dalam pengembangan wisata lokal. Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mewujudkan desa wisata unggul dan berkelanjutan di Kabupaten Sumba Timur," ucapnya. (yb)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....