Kenaikan Yesus Hadirkan Pengharapan dalam Sebuah Perpisahan

  • 19 Mei 2026 04:55 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Perpisahan sering kali identik dengan air mata, kehilangan, dan kesedihan dalam kehidupan manusia. Namun kenaikan Yesus Kristus memberikan makna berbeda tentang sebuah perpisahan yang penuh harapan.

“Dalam kisah kenaikan Yesus ke sorga, murid-murid tidak lagi dapat melihat Tuhan secara langsung. Meski demikian, mereka tidak tenggelam dalam kesedihan ataupun keputusasaan,” kata Penyuluh Agama Kristen pada Kantor wilayah Kementrian Agama Provinsi NTT, Samuel Sailana saat siaran di Pro 1 RRI Kupang, Selasa, 19 Mei 2026.

Lebih lanjut Sam mengatakan, para murid dipenuhi sukacita dan pengharapan baru setelah Yesus naik ke sorga. Mereka percaya kepergian Yesus bukanlah akhir dari penyertaan Tuhan bagi umat-Nya.

“Kenaikan Yesus dipahami sebagai awal dari karya Tuhan yang baru bagi orang percaya. Yesus pergi untuk menyediakan tempat bagi umat-Nya dan mengutus Roh Kudus sebagai penolong,” katanya.

Pesan ini mengajarkan bahwa setiap perpisahan bersama Tuhan selalu memiliki tujuan indah. Dalam kehidupan, Tuhan terkadang mengizinkan seseorang pergi demi membawa umat-Nya masuk dalam rencana lebih besar.

“Perpisahan juga dapat menjadi proses pendewasaan iman bagi setiap orang percaya. Melalui pengalaman kehilangan, manusia diajak semakin dekat dan bergantung kepada Tuhan,” ucapnya.

Selain itu, kenaikan Yesus mengingatkan bahwa kehidupan orang percaya tidak berhenti di dunia. Umat Kristen memiliki pengharapan kekal akan kehidupan bersama Tuhan di sorga.

Karena itu, saat menghadapi perpisahan, umat diajak tetap hidup dalam iman dan pengharapan. Tuhan diyakini tetap menyertai sekalipun tidak terlihat secara langsung oleh manusia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....