Penyaluran BOS dan BOP di Pulau Sumba Capai Rp.84 Miliar Triwulan Pertama
- 29 Apr 2026 06:02 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - KPPN Tipe A1 Waingapu melaporkan realisasi penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) pendidikan di Pulau Sumba yang hampir mencapai Rp.84 miliar pada Triwulan I Tahun 2026,Waingapu, 28 April 2026
Kepala KPPN Waingapu, Natalia Madiarti, menjelaskan bahwa penyaluran dana tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas akses layanan pendidikan di berbagai jenjang.
Dana bantuan operasional yang disalurkan mencakup tiga kategori utama, yakni BOS Reguler, BOP PAUD Reguler, serta BOP Kesetaraan Reguler. Ketiganya menjadi instrumen penting dalam mendukung operasional satuan pendidikan di wilayah Sumba.
Penyaluran dana ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 119 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Dana Alokasi Khusus Nonfisik. Skema penyaluran dibagi dalam dua tahap, yaitu tahap pertama mulai Januari dan tahap kedua dijadwalkan mulai Juli.
Dalam prosesnya, pengajuan dilakukan oleh satuan pendidikan melalui sistem aplikasi BOSP yang kemudian diverifikasi secara berjenjang hingga mendapatkan rekomendasi dari kementerian teknis sebelum disalurkan oleh Kementerian Keuangan melalui KPPN.
Hingga akhir Maret 2026, total penyaluran yang telah direalisasikan mencapai Rp83,99 miliar atau sekitar 46,58 persen dari total pagu anggaran tahun berjalan. Capaian ini menunjukkan progres penyaluran yang cukup optimal pada awal tahun.
Secara rinci, Kabupaten Sumba Barat Daya menjadi daerah dengan penyaluran terbesar yakni Rp37,79 miliar. Sementara itu, Kabupaten Sumba Timur menerima Rp24,63 miliar, Kabupaten Sumba Barat Rp13,65 miliar, dan Kabupaten Sumba Tengah sebesar Rp7,93 miliar.
KPPN Waingapu menegaskan akan terus menjaga akuntabilitas dan ketepatan penyaluran dana pendidikan, guna memastikan seluruh satuan pendidikan di Pulau Sumba dapat memanfaatkan dana tersebut secara maksimal demi peningkatan mutu pendidikan,"tegasnya.(yb)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....