Starlink: Internet Dari Langit yang Mengubah Cara Kita Terhubung

  • 23 Apr 2026 20:05 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang - Di zaman sekarang, internet bukan lagi sekadar hiburan tapi sudah jadi kebutuhan utama. Dari kerja, sekolah, sampai komunikasi, semuanya bergantung pada koneksi yang stabil. Di sinilah teknologi seperti Starlink hadir membawa perubahan besar. Dikembangkan oleh SpaceX, Starlink adalah jaringan ribuan satelit kecil yang mengorbit Bumi di orbit rendah (Low Earth Orbit).

Berbeda dengan satelit internet konvensional yang berada sangat jauh dari Bumi, Starlink ditempatkan lebih dekat. Hasilnya, koneksi internet jadi lebih cepat dan memiliki latensi (delay) yang jauh lebih rendah.

Cara kerjanya cukup menarik. Pengguna cukup memasang perangkat penerima berbentuk antena kecil (sering disebut “dish”). Antena ini akan langsung terhubung ke satelit Starlink yang melintas di atasnya. Dari situ, data dikirim ke stasiun bumi dan kembali lagi ke pengguna—semuanya terjadi dalam hitungan milidetik.

Keunggulan utama Starlink adalah jangkauannya. Teknologi ini mampu menjangkau daerah terpencil yang sulit dijangkau kabel fiber optik atau jaringan seluler. Bagi wilayah kepulauan seperti Indonesia, ini bisa jadi solusi besar untuk pemerataan akses internet. Namun, bukan berarti tanpa tantangan. Biaya perangkat awal masih tergolong mahal bagi sebagian orang.

Selain itu, jumlah satelit yang sangat banyak juga menimbulkan kekhawatiran terkait sampah luar angkasa dan gangguan bagi astronom. Meski begitu, potensi Starlink tetap besar. Teknologi ini membuka peluang baru—mulai dari pendidikan jarak jauh di daerah pelosok, layanan kesehatan digital, hingga mendukung bisnis berbasis internet di mana saja. (ADM)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....