BPS Sumba Timur Gencarkan Persiapan Sensus Ekonomi 2026

  • 22 Apr 2026 18:04 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumba Timur terus mematangkan persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang telah dimulai sejak tahun sebelumnya. Kepala BPS Sumba Timur, Imelda Sandrawati Ambot, menyampaikan bahwa berbagai tahapan telah dilakukan secara bertahap mengingat kompleksitas kegiatan sensus yang membutuhkan kesiapan matang dari berbagai sisi,Waingapu,Sumba Timur,Rabu 22 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2026, tahapan pelaksanaan sensus dijadwalkan berlangsung mulai Mei hingga Agustus. Pada bulan Mei, pendataan akan difokuskan pada usaha besar (UB),sementara usaha menengah,dan kecil mikro (UMKM) akan didata mulai Juni hingga Agustus. Pembagian tahapan ini dilakukan agar proses pendataan berjalan lebih efektif dan terarah.

Saat ini, BPS Sumba Timur masih berada pada tahap persiapan berupa kegiatan publisitas. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya Sensus Ekonomi, sekaligus memastikan seluruh pelaku usaha memahami bahwa kegiatan ini akan mencakup semua jenis usaha tanpa terkecuali.

Selain itu, BPS juga melakukan koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD). Kegiatan sosialisasi turut dilakukan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) agar informasi dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat kecamatan.

Untuk memperkuat dukungan, BPS Sumba Timur juga telah memperoleh dukungan resmi dari pemerintah daerah, termasuk melalui surat dan materi publikasi seperti video yang disebarluaskan melalui media sosial. Ke depan, koordinasi akan diperluas dengan lembaga dan asosiasi usaha guna mempermudah akses pendataan, terutama bagi pelaku usaha yang memiliki mobilitas tinggi.

Imelda juga berharap seluruh pihak, termasuk pelaku usaha dan masyarakat, dapat berpartisipasi aktif dengan menerima petugas sensus serta memberikan data yang benar dan akurat. Ia menegaskan bahwa kualitas data yang dihasilkan akan sangat menentukan arah kebijakan pembangunan ekonomi ke depan, sehingga dukungan semua pihak menjadi kunci keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 di Sumba Timur,"harapnya.(yb)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....