Penantian Ajarkan Sabar di tengah Tekanan Hidup
- 14 Apr 2026 04:28 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Di tengah tekanan hidup yang semakin kompleks, banyak masyarakat menghadapi masa penantian yang penuh ketidakpastian. Mulai dari menunggu pekerjaan, pemulihan ekonomi keluarga, hingga jawaban atas berbagai persoalan hidup yang belum terselesaikan.
Penyuluh Agama Kristen dari Kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, Apriliatus Laiskodat di RRI, Selasa, 14 April 2026 mengatakan kondisi ini sering memicu kegelisahan, rasa putus asa, bahkan hilangnya harapan. Tidak sedikit orang merasa lelah karena hasil yang diharapkan tak kunjung datang, sementara kebutuhan hidup terus berjalan setiap hari.
“Dalam konteks ini, nilai-nilai iman menjadi relevan sebagai penguat bagi masyarakat. Kisah Para Rasul 1:1–5 menggambarkan bagaimana para murid Yesus juga mengalami masa menunggu, namun tetap diarahkan untuk bertahan dan percaya pada janji Tuhan,” jelas Apris.
Lebih lanjut, Apris mengatakan penantian yang dialami bukan tanpa tujuan. Justru di tengah situasi sulit, masyarakat diajak untuk melihat bahwa proses menunggu dapat membentuk ketahanan mental, kesabaran, dan sikap tidak mudah menyerah.
“Salah satu pelajaran penting adalah keyakinan bahwa setiap proses memiliki waktu. Harapan tidak boleh hilang hanya karena hasil belum terlihat, sebab setiap usaha dan doa memiliki makna dalam perjalanan hidup seseorang,” tambahnya.
Selain itu, penantian juga mengajarkan ketaatan dan pengendalian diri. Dalam situasi serba cepat saat ini, tidak semua hal bisa dicapai secara instan, sehingga diperlukan sikap bijak dalam mengambil keputusan.
“Lebih jauh, masa penantian dapat menjadi waktu refleksi untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan langkah ke depan. Banyak keberhasilan justru lahir dari proses panjang yang ditempa oleh kesabaran dan ketekunan,” tegasnya.
Dengan demikian, penantian bukan sekadar beban, tetapi peluang untuk bertumbuh. Masyarakat diharapkan mampu melihat setiap proses sebagai bagian dari pembentukan diri agar lebih kuat menghadapi tantangan hidup ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....