Transformasi Smart Port Perkuat Daya Saing Pelabuhan Waingapu
- 09 Apr 2026 21:45 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - Pelabuhan sebagai gateway dan hubungan pelayaran internasional maupun domestik memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran arus barang, keselamatan, serta keamanan pelayaran. Oleh karena itu, peningkatan kinerja pelayanan pelabuhan menjadi suatu keharusan yang terus diupayakan secara berkelanjutan,di Halaman Kantor KSOP Waingapu pada, Kamis 9 April 2026.
Salah satu faktor utama yang mempengaruhi kelancaran arus barang di pelabuhan adalah pengoperasian truk pengangkut logistik. Ketidaktertiban dan kepadatan jumlah truk yang keluar masuk pelabuhan kerap menimbulkan kemacetan, yang berdampak pada terhambatnya distribusi barang.
Menjawab tantangan tersebut, Pelabuhan Waingapu menghadirkan inovasi melalui pengembangan STID (Single Truck Identification Data) sebagai bagian dari implementasi konsep Smart Port dan digitalisasi layanan kepelabuhanan. STID merupakan sistem elektronik yang digunakan untuk mendata dan mengelola truk yang beroperasi di dalam pelabuhan, serta terintegrasi dengan Truck Booking System dan Terminal Operating System.
Implementasi sistem ini diharapkan mampu menciptakan pengaturan arus kendaraan yang lebih tertib, efisien, dan terukur. Selain itu, penerapan SIMON TKBM juga menjadi bagian penting dalam pembenahan tata kelola tenaga kerja bongkar muat.
Pelaksanaan STID dan SIMON TKBM merupakan langkah nyata sinergi antara regulator dan operator pelabuhan dalam mendorong transformasi digital yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Sistem ini tidak hanya meningkatkan kelancaran arus logistik, tetapi juga memberikan kepastian layanan bagi seluruh pengguna jasa pelabuhan.
Kepala KSOP Kelas IV Waingapu Dr Fadly Afand Djafar dalam sambutannya menegaskan bahwa implementasi STID dan SIMON TKBM merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan pelabuhan yang modern dan berbasis digital.
“Kami mendorong penuh penerapan sistem ini sebagai upaya meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat pengawasan, serta menciptakan tata kelola pelabuhan yang transparan dan akuntabel. Sinergi seluruh stakeholder menjadi kunci keberhasilan implementasi ini,” ujarnya.
Bagi Badan Usaha Pelabuhan PT Pelindo, implementasi ini menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kinerja operasional, mengoptimalkan pendapatan, serta membangun ekosistem pelabuhan yang profesional dan berdaya saing. Pelabuhan Waingapu dinilai semakin siap (more than ready) dalam mendukung kegiatan ekspor dan impor, khususnya komoditas unggulan seperti udang dan gula dari Kabupaten Sumba Timur menuju pasar internasional.
Wakil Bupati Sumba Timur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif KSOP dan PT Pelindo dalam menghadirkan inovasi berbasis digital di Pelabuhan Waingapu.
“Kami sangat mendukung implementasi STID dan SIMON TBKM ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ini merupakan langkah maju dalam mendorong tata kelola pelabuhan yang transparan dan modern, sekaligus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolres Sumba Timur AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom menegaskan pentingnya sistem ini dalam mendukung aspek keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan.
“Dengan adanya sistem yang terintegrasi seperti STID dan SIMON TBKM, pengawasan terhadap aktivitas kendaraan dan tenaga kerja dapat dilakukan secara lebih efektif. Hal ini tentu akan berdampak pada peningkatan keamanan serta kelancaran operasional di pelabuhan,” ujarnya.
Lebih jauh, penerapan sistem ini diharapkan memberikan multiplier effect yang signifikan, mulai dari kelancaran distribusi logistik, peningkatan produktivitas, hingga tumbuhnya aktivitas ekonomi di wilayah hinterland pelabuhan. Dampak lanjutan yang diharapkan adalah kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), melalui optimalisasi kewajiban pajak kendaraan angkutan darat, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan perputaran ekonomi daerah.
Di sisi lain, implementasi ini juga berpotensi meningkatkan penerimaan negara dalam bentuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta sharing profit atas kerja sama pemanfaatan aset Barang Milik Negara (BMN), sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi pembangunan nasional. Melalui langkah ini, Pelabuhan Waingapu menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi sektor maritim Indonesia menuju sistem pelayanan yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing global. (yb)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....