Penggunaan Pampers yang Tepat Melindungi Kulit Bayi dari Iritasi

  • 22 Mar 2026 13:24 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Sumba - Memakaikan popok sekali pakai (pampers) pada bayi terlihat sederhana, tetapi jika tidak dilakukan dengan benar dapat menyebabkan iritasi kulit bahkan ruam popok. Kulit bayi yang masih sensitif sangat mudah mengalami gangguan, terutama jika terlalu lama terkena kelembapan dan gesekan. Oleh karena itu, orang tua perlu memahami cara yang tepat agar bayi tetap nyaman dan terhindar dari masalah kulit.

Langkah pertama yang penting adalah memastikan area popok dalam keadaan bersih sebelum memakaikan pampers baru. Setelah bayi buang air, bersihkan dengan air hangat atau tisu basah khusus bayi yang lembut dan bebas alkohol. Keringkan dengan cara ditepuk perlahan menggunakan kain bersih, bukan digosok. Kulit yang masih lembap dapat memicu pertumbuhan bakteri dan jamur penyebab iritasi.

Selanjutnya, pilih ukuran pampers yang sesuai dengan berat badan bayi. Pampers yang terlalu ketat dapat menyebabkan gesekan dan menimbulkan kemerahan pada kulit, sementara yang terlalu longgar berisiko bocor dan membuat kulit bayi lebih lama terpapar cairan. Pastikan juga bagian perekat tidak terlalu kencang, cukup menempel dengan nyaman tanpa menekan perut bayi.

Penting juga untuk rutin mengganti pampers, idealnya setiap 2–4 jam atau segera setelah bayi buang air. Jangan menunggu pampers terlalu penuh karena kondisi lembap yang berkepanjangan dapat menyebabkan ruam popok. Sesekali, biarkan bayi tanpa pampers selama beberapa waktu agar kulitnya bisa “bernapas” dan tetap kering secara alami.

Terakhir, orang tua dapat menggunakan krim pelindung kulit bayi (diaper cream) untuk mencegah iritasi, terutama jika bayi memiliki kulit sensitif. Jika muncul tanda kemerahan, ruam, atau luka, segera tangani dengan perawatan yang tepat atau konsultasikan ke tenaga medis. Dengan perawatan yang benar dan perhatian rutin, penggunaan pampers dapat tetap aman dan nyaman bagi bayi tanpa menimbulkan iritasi. (PM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....