Makna Ketupat di Hari Idulfitri

  • 21 Mar 2026 12:50 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang - Ketupat merupakan salah satu simbol yang tidak terpisahkan dari perayaan Idulfitri di Indonesia. Makanan berbahan dasar beras yang dibungkus anyaman daun kelapa ini selalu hadir di meja makan saat Lebaran tiba. Bentuknya yang unik dan rasanya yang khas menjadikan ketupat sebagai hidangan favorit keluarga. Ketupat memiliki filosofi yang sangat dalam.

Dalam tradisi Jawa, ketupat sering dikaitkan dengan kata “ngaku lepat” yang berarti mengakui kesalahan. Hal ini sejalan dengan semangat Idulfitri yang identik dengan saling memaafkan. Anyaman daun kelapa yang membungkus ketupat juga memiliki makna simbolis. Kerumitan anyaman tersebut menggambarkan berbagai kesalahan manusia selama hidup. Setelah dibuka, nasi putih di dalamnya melambangkan hati yang bersih setelah saling memaafkan.

Ketupat biasanya disajikan bersama berbagai hidangan khas Lebaran seperti opor ayam, rendang, atau sambal goreng hati. Kombinasi rasa gurih dan tekstur ketupat yang padat membuat hidangan ini semakin nikmat disantap bersama keluarga.Selain menjadi makanan, ketupat juga menjadi bagian dari tradisi budaya di banyak daerah. Di beberapa wilayah Indonesia bahkan terdapat festival ketupat yang digelar beberapa hari setelah Idulfitri. Dengan berbagai makna yang terkandung di dalamnya, ketupat bukan sekadar makanan. Ia menjadi simbol kebersamaan, keikhlasan, dan semangat baru setelah menjalani bulan Ramadan. (ADM)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....