Tim SAR Gabungan Laksanakan Pencarian Warga Nekbaun

  • 04 Mar 2026 18:16 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Tim SAR Gabungan Laksanakan Pencarian Satu Orang yang Belum Kembali dari Kebun di Desa Nekbaun, Kec. Amarasi Barat, Kab. Kupang, NTT. Korban diketahui bernama Yohanis Bureni yang dilaporkan belum kembali ke rumah sejak pergi ke kebun beberapa hari lalu.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang menerima laporan kondisi membahayakan manusia tersebut pada Rabu, 4 Maret 2026 sekitar pukul 07.45 WITA dari Rildy Amtiram. Laporan itu menyebutkan seorang warga lanjut usia belum kembali setelah pergi ke kebun dan terakhir terlihat di sekitar sungai wilayah Desa Nekbaun.

Identitas korban diketahui bernama Yohanis Bureni, berusia 81 tahun, berjenis kelamin laki-laki, dan berdomisili di RT/RW 011/006, Desa Merbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, NTT. Usianya yang sudah lanjut membuat keluarga semakin khawatir terhadap kondisi keselamatan korban di lapangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada Sabtu, 1 Maret 2026 sekitar pukul 09.00 WITA korban berangkat menuju kebun di Desa Nekbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang. Sekitar pukul 11.00 WITA, seorang warga menyatakan sempat melihat korban berada di Jembatan Totgom sebelum akhirnya tidak diketahui keberadaannya.

Pihak keluarga dan masyarakat setempat telah melakukan pencarian secara mandiri di sekitar kebun dan aliran sungai, namun hasilnya masih belum membuahkan titik terang. Karena korban tak kunjung ditemukan, keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang untuk mendapatkan bantuan operasi SAR.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 08.05 WITA Tim Rescue dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang yang berjumlah sembilan personel segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Tim diberangkatkan menggunakan dua unit rescue car jenis D-Max serta dilengkapi berbagai peralatan SAR pendukung guna menunjang proses pencarian secara maksimal.

Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan aparat desa, keluarga korban, serta unsur terkait untuk menyusun rencana pencarian yang efektif dan terarah sesuai kondisi medan. Penyisiran dilakukan di sekitar kebun, bantaran sungai, serta titik terakhir korban terlihat berdasarkan keterangan saksi di lapangan.

Hingga pukul 17.20 WITA, Tim SAR gabungan telah melaksanakan penyisiran intensif di sekitar lokasi kejadian dengan hasil sementara masih nihil dan korban belum ditemukan. Operasi SAR direncanakan akan dilanjutkan kembali pada Kamis pagi, 5 Maret 2026 pukul 07.00 WITA dengan melibatkan unsur BPBD Kabupaten Kupang, Polsek Amarasi, masyarakat setempat, serta keluarga korban yang terus berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat. (AN)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....