Operasi Gabungan jelang Ramadan, Loka POM Temukan Pangan Kedaluwarsa

  • 27 Feb 2026 17:58 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Kepala Loka POM Kabupaten Sumba Timur Bernardus Beda Moron, S.Si., M.Hum menyampaikan operasi gabungan digelar menjelang Hari Raya dan Bulan Suci Ramadan guna mengawasi peredaran pangan di wilayah Sumba Timur. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi meningkatnya peredaran produk menjelang hari besar keagamaan,Waingapu,

Sumba Timur, Jumat, 27 Februari 2026.

Operasi tersebut melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Polres Sumba Timur, Satpol PP, Bagian Hukum Pemda, Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, Dinas Perizinan Satu Pintu, serta Satuan Pramuka Kwarcab Sumba Timur. Tim dibagi menjadi dua kelompok untuk menyasar titik berbeda.

Tim pertama melakukan pemeriksaan di Pasar Matawai dan sekitarnya. Dari 11 sarana yang diperiksa, lima di antaranya ditemukan melakukan pelanggaran berupa penjualan pangan kedaluwarsa, sementara enam sarana lainnya dinyatakan memenuhi ketentuan," ujarnya.

Sementara itu, tim kedua menyasar wilayah luar pasar hingga arah Kawangu. Petugas menemukan satu jenis pangan kedaluwarsa yang langsung dimusnahkan di lokasi. Selain itu, ditemukan pula obat keras yang dijual tanpa keahlian dan kewenangan, yang saat ini diamankan di kantor untuk penanganan lebih lanjut.

Seluruh produk pangan kedaluwarsa yang ditemukan dimusnahkan secara sukarela oleh pemiliknya. Sedangkan untuk temuan obat keras, pihak Loka POM masih berkoordinasi dengan tim gabungan terkait langkah penanganan berikutnya sesuai prosedur.

Masyarakat diimbau lebih berhati-hati saat membeli pangan dengan selalu mengecek label, izin edar, dan tanggal kedaluwarsa. Pengawasan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga pelaku usaha dan konsumen agar keamanan produk tetap terjamin menjelang hari raya," katanya. (yb)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....