Apel Siaga Kamtibmas Serentak, Polres Sumba Timur Tegaskan Komitmen
- 27 Feb 2026 14:10 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Polda Nusa Tenggara Timur menggelar Apel Siaga Kamtibmas secara serentak di seluruh jajaran sebagai langkah menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Di wilayah Polres Sumba Timur, kegiatan dipusatkan di Mapolres dan dipimpin langsung Wakapolres, Kompol Angga Maulana, Kamis, 26 Februari 2026.
Apel siaga tersebut melibatkan personel Brimob Kompi 4 Yon C, Polair Polda NTT Marnit Sumba, seluruh jajaran Polres Sumba Timur, serta unsur masyarakat seperti KBPP Polri, Satpam, Linmas, petani, nelayan, buruh, pelajar SMA hingga Pramuka Saka Bhayangkara. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan sinergitas kuat antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas.
Dalam amanat Kapolda NTT yang dibacakan Wakapolres Sumba Timur , ditegaskan bahwa apel siaga bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk kesiapsiagaan menghadapi dinamika sosial yang berkembang. Secara umum situasi kamtibmas di NTT relatif aman dan terkendali, namun tetap diperlukan langkah antisipatif terhadap potensi gangguan.
Beberapa potensi kerawanan yang menjadi perhatian antara lain konflik sosial, intoleransi antar kelompok, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), serta berbagai bentuk kejahatan konvensional lainnya. Polri ditegaskan harus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional, berintegritas, serta humanis.
Kapolda NTT juga menekankan pentingnya menjaga keberagaman suku, agama, dan budaya sebagai kekuatan dalam membangun persatuan. Seluruh personel diminta meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memperkuat soliditas internal, meningkatkan sinergitas dengan TNI dan pemerintah daerah, serta mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam deteksi dini persoalan di lapangan.
Di akhir amanat, disampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan pemangku kepentingan atas dedikasi menjaga kamtibmas. Dengan digelarnya apel siaga ini, Polres Sumba Timur menegaskan komitmen untuk terus responsif terhadap potensi gangguan keamanan demi memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan mendukung pembangunan daerah berkelanjutan," ucapnya.(yb)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....