Pemberian Obat Cacing Rutin untuk Kesehatan Anabul

  • 26 Feb 2026 08:35 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, KUPANG - Memelihara hewan kesayangan atau anabul seperti anjing dan kucing bukan hanya soal memberi makan dan tempat tinggal yang nyaman. Salah satu aspek penting yang sering terabaikan adalah pemberian obat cacing secara rutin.

Padahal, cacingan dapat menyerang hewan peliharaan tanpa menunjukkan gejala yang jelas di awal, namun berdampak besar pada kesehatannya. Cacing yang umum menyerang anabul antara lain cacing gelang, cacing pita, dan cacing tambang.

Parasit ini bisa masuk ke tubuh melalui makanan, air yang terkontaminasi, tanah, atau kutu. Anabul yang sering bermain di luar rumah memiliki risiko lebih tinggi terinfeksi.

Jika tidak ditangani, cacing dapat menyebabkan penurunan berat badan, bulu kusam, muntah, diare, hingga anemia. Dokter hewan umumnya menyarankan pemberian obat cacing setiap tiga bulan sekali untuk anjing dan kucing dewasa.

Sementara itu, anak anjing dan anak kucing membutuhkan jadwal yang lebih sering, biasanya dimulai sejak usia dua hingga tiga minggu dan diulang sesuai anjuran dokter hewan. Pemberian obat cacing secara rutin bertujuan untuk memutus siklus hidup parasit sebelum berkembang biak di dalam tubuh hewan.

Selain menjaga kesehatan anabul, pemberian obat cacing juga penting untuk melindungi kesehatan keluarga di rumah. Beberapa jenis cacing dapat menular ke manusia, terutama anak-anak yang sering berinteraksi dekat dengan hewan peliharaan.

Dengan perawatan yang teratur, risiko penularan dapat diminimalkan. Pemilik anabul sebaiknya tidak sembarangan memilih obat cacing.

Konsultasi dengan dokter hewan tetap menjadi langkah terbaik agar jenis dan dosis obat sesuai dengan berat badan serta kondisi kesehatan hewan. Perawatan rutin yang sederhana ini merupakan bentuk tanggung jawab dan kasih sayang kepada anabul, agar mereka tetap aktif, sehat, dan bahagia setiap hari. (ADM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....