Memahami Fenomena "Brain Root"

  • 14 Okt 2025 09:46 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang : Istilah “brain root” sebenarnya bukan istilah medis resmi, tapi lebih merupakan istilah populer (terutama di media sosial dan artikel pendidikan) yang digunakan untuk menggambarkan kerusakan atau gangguan pada “akar otak” — yaitu cara dasar otak berpikir, fokus, dan belajar akibat paparan konten digital yang berlebihan dan dangkal.

Fenomena brain root memiliki dampak dan bahaya berikut dampak dan bahaya yang di akibatkan oleh brain root :

- Penurunan kemampuan fokus dan atensi

Karena terbiasa pada konten yang berulang, instan, dan tak butuh berpikir mendalam, seseorang bisa sulit berkonsentrasi pada aktivitas yang memerlukan fokus atau waktu lama

- Kabut mental (“brain fog”)

Merasa mental lelah, bingung, susah berpikir jernih setelah lama scroll media sosial atau menonton video pendek.

- Penurunan kemampuan berpikir kritis

Karena stimulasi yang terlalu “permukaan” dan cepat, kemampuan menganalisis, mempertanyakan, menyelidiki suatu informasi bisa melemah.

- Memori yang menurun / lupa lebih mudah

Konten yang berisi banyak visual cepat tapi sedikit kandungan konseptual dapat membuat otak kurang “latihan” untuk menyimpan info jangka panjang.

- Kecemasan, stres, gangguan emosional

Bisa muncul karena kurangnya kontrol atas waktu penggunaan gadget, merasa tergantung, dan ketika realitas tidak sesuai dengan apa yang sering dilihat di media sosial.

- Gangguan tidur

Menatap layar dalam jumlah banyak terutama menjelang tidur bisa mengganggu kualitas tidur.

- Pengaruh terhadap perkembangan anak

Anak yang tumbuh dalam paparan konten digital ringan secara berlebihan bisa terlambat dalam perkembangan bahasa, sosial, kreativitas, atau mengembangkan pola pikir kritis.

Sudah banyak para konten kreator di platform media sosial yang membahas soal brain root bahaya dan dampaknya beserta pencegahan. Dampak dari fenomena brain root cukup banyak ditemukan di masyarakat modern saat ini dikarenakan oleh kecanduan digital dari anak-anak hingga dewasa. Oleh sebab itu ada baiknya kita mengetahui dampak dari fenomena brain root ini dan pencegahannya agar kita bisa terhindar dari dampak dan bahaya dari brain root, terutama untuk anak-anak kita kelak. (TP)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....