Kanwil Kemenag NTT Serahkan SK Penegerian SMAK Sumtim

  • 28 Nov 2024 13:14 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang : Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Kristen Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Yokobis Oktavianus, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Penegerian Sekolah Menengah Agama Kristen (SMAK) kepada Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing yang selanjutnya diterima Kepala Kantor Kemenag Sumba Timur, Huki Y.O. Wila Hida, untuk di serahkan kepada pihak Lembaga SMAK. Penyerahan SK Penegrian SMAK tersebut ditandai dengan Peneyerahan SK Plt Kepala SMAK Negeri Sumba Timur, disaksikan sejumlah pejabat, termasuk Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Sumba Barat Daya, Siprianus Muda Hondo, Sekretaris Daerah (Sekda) Sumba Timur, Umbu Ngadu Ndamu dan sejumlah Pimpinan Forkopimda, dan Pimpinan OPD terkait.

Kabid Bimas Kristen Provinsi NTT Yokobis Oktavianus menjelaskan bahwa proses penegerian ini merupakan langkah monumental yang telah diperjuangkan selama lima tahun. Penegerian SMAK Negeri Sumba Timur mengacu pada Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 23 Tahun 2024 tentang Organisasi Tata Kerja Satuan Pendidikan Keagamaan Kristen serta Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1016 Tahun 2024.

“Dari 10 sekolah keagamaan Kristen yang dinegerikan di Indonesia, empat di antaranya berada di Nusa Tenggara Timur dan enam lainnya di Papua,” kata Yakobis, Senin (25/11/2024)

Sementara itu, Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Kementerian Agama RI atas perhatian terhadap pendidikan Kristen, khususnya melalui penegerian SMAK Negeri Sumba Timur.

“Alih status ini menjadi momentum penting untuk mewujudkan visi pendidikan Kristen yang inklusif dan berkualitas di Kabupaten Sumba Timur. Kami berharap SMAK Negeri Sumba Timur dapat memotivasi siswa-siswi untuk terus belajar dan berkontribusi bagi bangsa,” ujarnya.

Pada tempat yang sama, Ketua Yayasan Persekolahan Eklesia, Samuel Pandarangga, mengenang perjuangan panjang dalam mendirikan SMAK ini.

“Perubahan status dari swasta menjadi negeri adalah hasil kerja keras yang membanggakan. Semoga dengan status baru ini, tata kelola SMAK semakin baik dan membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ucapnya.

Dengan resmi menjadi sekolah negeri, SMAK Negeri Sumba Timur diharapkan menjadi tonggak baru dalam pengembangan pendidikan keagamaan Kristen, tidak hanya di Kabupaten Sumba Timur tetapi juga di seluruh NTT. (kemenag/anna).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....