Festival Moon Cake Perkuat Kebersamaan Masyarakat NTT

  • 30 Sep 2026 06:42 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menghadiri penutupan Festival Moon Cake yang digelar Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Kupang di Ruas Jalan El Tari, depan Kantor Gubernur NTT, Minggu, 27 September 2026 sore. Festival yang berlangsung selama tiga hari, 25–27 September 2026, mengusung tema “Merayakan Tradisi, Merajut Kebersamaan”.

Gubernur Emanuel mengatakan Festival Moon Cake membawa pesan tentang keluarga, kebersamaan, rasa syukur, persahabatan, harapan baik, dan keharmonisan. Menurutnya, pesan tersebut relevan dengan kondisi masyarakat NTT yang hidup dalam keberagaman suku, agama, bahasa, ras, dan tradisi. Ia mengibaratkan bentuk moon cake yang bulat dan utuh sebagai gambaran bahwa keberagaman tidak harus menjadi alasan untuk saling terpisah.

Ia menegaskan budaya bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi harus terus dihidupi, dijaga, dipraktikkan, dimaknai, dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Festival Moon Cake, kata dia, dapat menjadi ruang perjumpaan antarmasyarakat sekaligus memperkuat persaudaraan dan kerukunan di tengah keberagaman.

Gubernur juga mengibaratkan NTT dan Kota Kupang sebagai mosaik yang tersusun dari berbagai kepingan. Pemerintah, keluarga, sekolah, dunia usaha, komunitas, tokoh agama, tokoh masyarakat, generasi muda, dan berbagai elemen lainnya memiliki peran masing-masing. Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan Dasa Cita ke-10 Melki-Johni tentang kolaborasi bersama lintas sektor untuk membangun daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....