Gubernur Melki Tekankan Pemulihan Flores Pascagempa

  • 21 Agt 2026 11:57 WIB
  •  Kupang

RRI.CI.ID, Kupang - Penanganan gempa di Flores tidak akan berhenti setelah masa tanggap darurat berakhir, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai menyiapkan langkah pemulihan melalui rehabilitasi dan rekonstruksi. Hal tersebut disampaikan Gubernur NTT Melki Laka Lena saat mengunjungi Posko Dampek, Kecamatan Lambaleda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Kamis, 20 Agustus 2026.

Gubernur Melki mengatakan pekerjaan besar masih menanti setelah fase tanggap darurat selesai. Pemerintah harus memastikan masyarakat terdampak dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman dan layak.

“Penanganan gempa Flores tidak berhenti pada masa tanggap darurat. Setelah fase ini berakhir, pekerjaan besar masih menanti, terutama rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujar Melki.

Menurutnya, kerusakan akibat gempa tidak hanya terjadi pada rumah warga. Sejumlah kantor pemerintahan, rumah ibadah, dan fasilitas publik lainnya juga terdampak.

Karena itu, proses pemulihan membutuhkan kerja bersama dan waktu yang tidak singkat. Pemerintah Provinsi NTT akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten, pemerintah pusat, TNI-Polri, lembaga terkait, masyarakat, serta pemerintah provinsi tetangga.

“Sinergi pemerintah daerah, pemerintah pusat, TNI-Polri, masyarakat, serta provinsi tetangga akan terus kita perkuat agar Flores dapat segera bangkit dan masyarakat kembali menjalani kehidupan dengan aman dan layak,” katanya.

Kunjungan ke Posko Dampek menjadi bagian dari upaya pemerintah melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi.

Bagi masyarakat terdampak, pemulihan bukan hanya tentang melewati masa darurat, tetapi juga kepastian untuk kembali memiliki tempat tinggal, fasilitas publik, serta kehidupan yang aman dan layak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....